Indonesia Jadi Negara Maju dalam Tiga Periode Kepemimpinan ke Depan

# Presiden Jokowi Hadiri Muktamar IMM XX di Palembang

 

PALEMBANG, SIMBUR – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Indonesia akan melompat menjadi negara maju dalam tiga periode kepemimpinan ke depan. Itu karena, menurut Jokowi, dalam beberapa tahun terakhir, landskap politik global itu berubah. Selain itu juga geopolitik berubah. Saat ini sangat sulit dihitung dan sangat sulit dikalkulasi, begitupun ekonomi global.

“Sulit dikalkulasi tetapi justru peluang itu ada, justru kesempatan untuk kita melompat itu ada, dan menurut lembaga-lembaga internasional untuk negara kita kalkulasinya, bahwa Indonesia memiliki kesempatan besar untuk melompat menjadi negara maju dalam tiga periode kepemimpinan ke depan tetapi tantangannya juga sangat besar,” ungkap Presiden Jokowi saat membuka secara  resmi Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) XX Tahun 2024 di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Jumat (1/3) malam.

Lanjut Presiden, pemilih itu didominasi oleh generasi muda. Hitungan kita kurang lebih 56 persen atau 113 juta pemilih dari generasi milenial dan generasi Z. “Jadi kalau menurut saya, anak muda itu tidak apatis terhadap politik, justru generasi muda punya kemauan besar untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujar Jokowi.

Dalam pidatonya Presiden Jokowi mengaku, dirinya sengaja datang langsung menghadiri Muktamar IMM XX di Kota Palembang, karena  IMM  dianggapnya sebagai organisasi  penting dan acara muktamar juga sangat penting. “Kenapa saya capek-capek datang ke Palembang,  ini karena Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah adalah organisasi yang penting, maka saya putuskan saya datang,”  ucapnya.

Sementara Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si  mengharapkan Presiden Jokowi beserta  jajaran Menteri, Kapolri dan Gubernur untuk senantiasa membimbing, memberi arah, sekaligus  membuka jalan bagi IMM dan seluruh generasi anak bangsa.  “Dalam spiritnya yang bergelora selalu memerlukan panduan dan bimbingan, mereka itulah yang akan nanti mewarisi masa depan Indonesia,” katanya .

Ia juga memberi apresiasi ada Presiden bersama seluruh jajaran termasuk Polri, TNI, dan seluruh aparat yang  telah turut andil melaksanakan Pemilu dengan berjalan baik aman, damai dan berjalan sesuai konstitusi.

“Sebagaimana pesan PP Muhammadiyah kita bersikap konstitusional untuk menerima hasil pemilu, yang nanti diumumkan oleh KPU. manakala ada persengketaan diselesaikan lewat proses hukum dan ketentuan yang berlaku di situlah koridor kita berdemokrasi,” tuturnya.

Terpisah, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Yanuar Adil melalui Kapendam II/Swj Kolonel Arh Saptarendra P, ST, MM mengatakan, acara penyiapan pasukan pengamanan VVIP Kunker Presiden RI di Palembang relatif singkat. “Namun berkat kerjasama dan sinergitas unsur Forkompimda di Sumsel yang baik, maka kegiatan Kunker RI-1 berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Kolonel Sapta.

Dalam kegiatan pengamanan ini, lanjut dia, Pangdam II/Swj bertindak sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) dan Kapolda Sumsel sebagai Wapangkogasgabpad. “Untuk operasional, yang menjadi Dansatgas Pamwil yaitu Danrem 044/Gapo dengan Wakapolda Sumsel sebagai Wadansatgas,” tandasnya.

Kedatangan Presiden di Palembang tiba di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II dengan menggunakan pesawat kepresidenan. “Setiba di bandara disambut Pangdam II/Swj, Kapolda Sumsel, Pj. Gubernur Sumsel dan selanjutnya rombongan berangkat ke Hotel Wyndham dengan pengawalan vooridjer,” tutur lulusan Akmil 1996 itu.

“Setelah transit di Hotel Wyndham, RI-1 melangsungkan kegiatan di Dining Hall Wisma Atlet JSC dalam rangka membuka Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang ke-20,” terangnya lebih lanjut.

Informasi yang diterima dari Panitia, peserta yang hadir sejumlah 2.500 orang dan dalam kunkernya Presiden juga didampingi Kapolri dan Menpora. “Alhamdulillah, meski persiapan relatif singkat, kegiatan Kunker RI-1 di Palembang berjalan dengan aman dan lancar,” pungkasnya.

Kehadiran  Presiden Jokowi didampingi
Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni. Hadir pula Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. serta sejumlah menteri diantaranya Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Muhadjir Effendy, dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.(kbs/red)