Antisipasi Daerah Rawan Banjir saat Pemungutan Suara
PALEMBANG, SIMBUR – Musim hujan menjadi tantangan tersendiri saat gelaran Pemilu 2024. Ancaman banjir pun tak luput dari upaya pencegahan demi kelancaran pesta demokrasi yang berlangsung lima tahun sekali.
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Yanuar Adil menyampaikan bahwa Pemilu ini berjalan lima tahun sekali dan ini harus berjalan baik dan lancar. Pangdam juga sudah menginstruksikan para komandan kodim (dandim) yang bertugas di lokasi rawan banjir.
“Saya sudah turun langsung. Bahkan saya sudah bicara dengan dandim agar wilayah yang rawan banjir dapat diantisipasi,” ungkap Pangdam saat Rapat Persiapan Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (13/2).
Demikian diungkap Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni. Dia meminta masyarakat untuk tetap menjaga iklim kondusif yang ada di Sumsel. Ini dikarenakan Provinsi Sumsel telah menyandang predikat zero konflik dan daerah yang toleran.
“Jadi ini tugas bersama. Pemilu ini bukan hanya KPU dan Bawasalu tapi semua ikut berpartisipasi menyukseskan pemilu. Jadi di Sumsel ini yang menjadi kebanggaan adalah seluruh unsur sangat kompak, Forkopimdanya, Bupati/Walikota semuanya kompak,” ucap Fatoni.
Fatoni berharap penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan diselenggarakan pada 14 Februari besok dapat lebih baik dibandingkan sebelumnya. Selain itu, dia juga berharap agar Provinsi Sumsel menjadi penyelenggaran wilayah Pemilu terbaik di Indonesia. “Kami ingin pemilu yang lebih baik dari sebelumnya dan kita harap Sumsel ini pemilu yang terbaik,” kata Fatoni.
Fatoni mengatakan seluruh jajaran Forkopimda Sumsel telah siap untuk pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang. Selain itu, berbagai antisipasi juga telah disiapkan termasuk pemantauan di sejumlah TPS untuk menghindari kecurangan juga cuaca buruk yang tidak menentu. “Pemerintah daerah, TNI/Polri, Kejaksaan dan seluruh elemen siap mendukung itu. Siap mendukung KPU dan Bawaslu untuk penyelenggaraan Pemilu 2024,” kata Fatoni.
Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati berterima kasih atas dukungan seluruh pihak dalam menyukseskan Pemilu 2024. Dia percaya bahwa TNI/Polri, kejaksaan dan stakeholder terkait sudah siap dalam mengamankan jalannya Pemilu 2024, termasuk antisipasi sejumlah tenaga kesehatan (nakes) tersebar di seluruh TPS. “Kami tau penghitungan lima surat suara itu tidak gampang. Kami harap Pak Gubernur bisa menyediakan pos-pos kesehatan di setiap Kabupaten/Kota,” ucap Anita.
Sementara itu, Ketua KPU Sumsel Andika Pranata Jaya mengatakan saat ini seluruh pihak terkonsentrasi secara merata pada 25.985 TPS di Sumsel. TPS akan dibuka pada pukul 07.00 WIB kemudian ditutup tepat pukul 13.00 WIB secara serentak dan dilanjutkan dengan proses penghitungan surat suara. Terkait distribusi surat suara semua kotak sudah tiba di kecamatan dan kelurahan di Sumsel. Masing-masing terdiri dari 5 surat suara.
Ketua Bawaslu Sumsel Kurniawan menyampaikan terkait dengan persiapan pengawasan sudah tersebar secara merata di 25.985 TPS di Sumsel. Berbagai langkah seperti apel kesiapsiagaan personel, program patroli pengawasan di kecamatan, keluruahan hingga desa dan terdapat posko pengaduan dibuka selama 24 jam.(kbs/red)



