- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
- Komitmen Indonesia-Unicef Dukung Pemenuhan Hak Anak
- PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Harga Daging Stabil, Stok Bahan Pokok di Sumsel Aman Jelang Nataru
# Gelar Pasar Murah di 17 Kabupaten/Kota
PALEMBANG, SIMBUR – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni melakukan sidak pasar guna memastikan stok dan kondisi harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Kegiatan ini dilakukan di Pasar Palimo Kota Palembang, Sumatera Selatan, belum lama ini.
Selama memantau kondisi pasar tersebut, Fatoni juga mengecek sejumlah harga dan stok kebutuhan bahan pokok. Hasilnya, dia mendapati sejumlah kebutuhan bahan pokok dalam kondisi aman dan harganya cenderung stabil. “Untuk daging stabil, telur stabil, stok cukup begitu juga daging ayam, beras juga masih stabil di dalam tadi dan yang lain rata-rata cukup stabil,” kata Fatoni.
Fatoni mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel bersama dengan Pemda 17 Kabupaten/kota mengadakan Operasi Pasar Murah (OPM) guna menjaga stabilitas harga di pasar. Hal itu bertujuan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan bahan pokok dengan harga pasar dan menekan terjadinya inflasi di daerah.
“Operasi pasar dimaksudkan untuk menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok dan mencegah peningkatan inflasi, serta memastikan ketersediaan barang konsumsi masyarakat, terutama dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru,” ucap Fatoni.
Operasi Pasar Murah digelar secara serentak se-Sumsel mulai hari Kamis 21 Desember 2023 dan akan berakhir pada awal tahun 2024 mendatang. “Selama pasar murah ini digelar Pemprov melalui Bulog akan menyalurkan beras sebanyak 40 ton. Jumlah itu di luar yang disalurkan ke 17 Kabupaten/Kota,” kata Fatoni.
Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut perayaan Nataru di Sumsel dapat berjalan dengan tenang dan damai. Pada saat operasi pasar, setiap pembelian beras, masyarakat akan mendapatkan cabai, bawang merah dan bawang putih secara gratis. “Masyarakat bisa mudah mendapat bahan pokok, merasakan beras dengan harga standar Rp 10.000/kilogram, kemudian mendapatkan bawang merah, bawang putih dan cabe secara gratis,” kata Fatoni.
Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) sebagai langkah antisipasi terjadinya inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru 2024. Kegiatan ini akan diselenggarakan secara rutin setiap hari senin, selasa dan kamis bersama 17 Kabupaten/Kota se-Sumsel secara serentak.
Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut perayaan Nataru di Sumsel dapat berjalan dengan tenang dan damai. Nantinya, pada saat operasi pasar setiap pembelian beras, masyarakat akan mendapatkan cabai, bawang merah dan bawang putih secara gratis.
Pemprov Sumsel bersama Bulog telah menyalurkan sebanyak 40 ton beras melalui Operasi Pasar Murah di tingkat provinsi. Kemudian, dalam Operasi Pasar Murah kali ini Pemprov Sumsel menyediakan bahan pokok masing-masing sebanyak 40 ton beras, 300 kilogram cabai, 200 kilogram bawang merah, 200 kilogram bawang putih dan 210 kilogram telur ayam.(kbs/red)



