- Kualitas Udara Menurun, Bagikan Masker dan Batasi Aktivitas Sekolah
- Kukuhkan Pokja News Room Jaga Desa saat Demo 27 Agustus 2026, SMSI: Tidak Ada Motif Politik
- Jalankan Proses Hukum 15 Kasus Karhutla dengan 17 Tersangka di Sumsel
- Imam Salat Istisqa Ajak Masyarakat dan Para Pemimpin Sumsel Bertaubat
- Presiden Prabowo Berikan Atensi Percepat Penanganan Karhutla Sumsel
Panen Padi saat Musim Kemarau, Harga Beras di Sumsel Ugal-ugalan
“Kita tetap berusaha menstabilkan harga, dengan cara saat ini, ada program pemerintah bantuan pangan. Untuk 10 kg per rumah tangga, harapannya untuk menekan harga,” tanggapnya kepada Simbur. “Kalau beli beras medium atau murah, kita beli beras dengan SPHP itu, di jual Rp 10 ribu 900. Masih ada juga gelar pasar murah, tidak hanya di kota Palembang saja, nanti juga digelar di wilayah kabupaten dan kota juga,” timbang Ruzuan.
Disinggung sampai kapan prediksi kenaikan harga beras, menurutnya pemerintah melalui Bulog dengan berbagai program selalu menggelontorkan bantuan beras melalui gudang masing – masing.
“Ini membantu menstabilkan harga, agar harga beras ini tidak terlalu melonjak tinggi. Sehingga menyesuaikan dengan kondisi. Memang sekarang musim paceklik, karena baru selesai panen,” terangnya kepada Simbur.
Secara ketersedian, beras untuk Sumsel ini cukup, sampai akhir tahun 2023 ini juga ada. “Di kita ini tidak ada gagal panen dan atau hama penyakit apalagi kebanjiran,” tukas Kadis Ketahanan Pangan Sumsel. (nrd)



