- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Jaga Kedaulatan Budaya Indonesia, TNI Geber 78 Titik Pagelaran Wayang Kulit Serentak hingga Luar Negeri
PALEMBANG, SIMBUR – Kedaulatan atas kebudayaan nasional perlu dipertahankan agar tidak dicaplok atau diklaim negara lain. Salah satu warisan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan adalah wayang kulit. Hal itu diungkap Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang (Danlanud SMH) Palembang Kolonel Pnb Sigit Gatot Prasetyo MMOAS.
Danlanud SMH mengatakan, klaim atau penjiplakan budaya Indonesia khususnya wayang kulit oleh negara lain dilatari adanya warga negara asing yang mempelajari budaya tersebut lalu mengembangkan di negara asalnya. “Saat ini banyak dari warga negara asing yang belajar kebudayaan Indonesia khususnya wayang kulit dan dibawa ke negaranya lalu disesuaikan dengan kultur di sana,” ungkap Danlanud di sela pagelaran wayang kulit dalam rangka HUT ke-78 TNI di halaman gedung Bima Sakti Lanud Sri Mulyono Herlambang Palembang, Jumat (6/10) malam.
Karena itu, Danlanud menyampaikan, Panglima TNI berharap generasi muda Indonesia dapat turut serta mempelajari, menjaga dan melestarikan kebudayaan nasional. Salah satunya wayang kulit. “Harapannya bukan hanya WNA, tapi generasi muda Indonesia ikut belajar. Nantinya akan turut serta berkontribusi memberikan pelajaran seni wayang kulit kepada setiap komponen masyarakat yang nantinya turut melestarikan kebudayaan Indonesia,” imbaunya.
Danlanud menambahkan, puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 TNI dirayakan melalui pagelaran wayang kulit serentak di 78 titik. Pagelaran juga digelar di Amerika Serikat, Suriname dan Malaysia. “Jajaran Tentara Nasional Indonesia menyelenggarakan salah satu agenda dari rangkaian ulang tahun ke-78. Khususnya di Sumatera Selatan kami diberikan amanat menyelenggarakan wayang kulit yang merupakan bagian dari pertunjukan wayang kulit serentak yang dilaksanakan di 78 titik. Terdiri dari 75 titik di dalam negeri dari Sabang sampai Papua dan 3 titik di luar negeri meliputi Amerika Serikat, Malaysia, dan Suriname,” jelasnya.
Kegiatan ini, lanjut Danlanud, memiliki beberapa tujuan. Pertama, mendekatkan diri antara TNI dengan masyarakat. Karena dari lahir TNI berasal dari rakyat. “Itulah yang harus kami kembalikan, kembali kepada masyarakat,” ujarnya.
Kedua, kata dia, dari perencanaan hingga penghadiran kegiatan dan nanti puncaknya pada 17 Oktober 2023 akan diadakan kegiatan ketahanan nasional dan dipimpin Presiden Republik Indonesia bersama TNI di setiap wilayah jajaran. “Puncak kegiatan ini menunjukkan bagaimana upaya TNI melestarikan kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia. Salah satunya wayang kulit. Nantinya akan ada kegiatan lain yang intinya melestarikan kebudayaan nasional,” terangnya.
Lanud kembali menyampaikan, Lakon wayang kulit kali ini berjudul Bimo Khrido dengan Dalang Ki Purwoko Pandowo. Sesuai arahan Panglima TNI, kata Danlanud, dengan adanya lakon ini memberikan gambaran dan tuntunan bagi generasi muda. “Mengingatkan peran penting mereka dalam melestarikan kebudayaan nasional Indonesia dan peran serta membangun negara sampai kapan pun. Sejak lahir sampai tanpa batasan umur,” tegasnya.
Dirinya sangat mengapresiasi apa yang sudah diberikan kepanitiaan dan TNI baik AD, AL, dan AU yang sudah bahu membahu. Termasuk para stakeholder, pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang serta seluruh masyarakat yang berada dan berkarya di Sumsel. Adapun Tema HUT ke-78 yakni TNI Patriot NKRI yang bertugas mengawal demokrasi untuk Indonesia maju.
“Kami berharap TNI dapat berperan menjaga netralitas serta mengawal pesta demokrasi di Indonesia tahun 2024. Kami mohon dukungan dari semuanya agar TNI bersama masyarakat dapat menbangun Indonesia menjadi lebih baik,” tutupnya.(maz)



