- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
Popnas Jadi Tonggak Sejarah Mengukir Prestasi Atlet Junior
PALEMBANG, SIMBUR – Event Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas XVI) 2023 kembali digelar menjadikan Provinsi Sumatera Selatan sebagai yuan rumah akan berlangsung selama sepekan. Mulai 27 Agustus hingga 3 September 2023 mendatang.
Pada POPNAS XVI melibatkan lebih dari 7000 atlet dan official berasal dari 34 Provinsi se Indonesia tersebut mempertandingkan 22 Cabang Olahraga (Cabor) dibuka secara resmi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo didampingi Gubernur Sumsel H Herman Deru yang ditandai dengan menyalakan obor dan defile kontingen bertempat di PSCC Palembang, Minggu (27/8) malam.
Menpora RI, Dito Ariotedjo dalam sambutannya mengapresiasi kesiapan Provinsi Sumsel yang begitu luar biasa selaku tuan rumah dalam mensyukseskan rumah event olahraga tingkat nasional tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih dan mengpresiasi Provinsi Sumsel yang telah menyiapkan Popnas XVI dengan sangat baik,” ucap Menpora.
Menpora RI sangat yakin penyelenggaraan POPNAS di Sumsel akan berjalan lancar dan sukses mengingat Provinsi ini sudah berpengalaman selaku tuan rumah event skala olahraga level nasional dan internasional. “Kami dorong Sumsel dengan keberadaan Jakabaring Sport City (JSC) dengan fasilitas olahraga yang lengkap sebagai pusat kegiatan olahraga di tingkat internasional,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Menpora mengapresiasi tiga provinsi yang telah mengirimkan atlet terbanyak pada ajang Popnas kali ini yaitu Provinsi Sumsel 371 atlet, Jabar 368 atlet dan DKI Jakarta 349 atlet. “Popnas adalah tonggak sejarah untuk mengukir prestasi bagi para atlet junior kita. Ini adalah batu loncatan untuk bertanding di multievent yang lebih besar lagi,” imbuhnya.
Dito menambahkan, Popnas ini sebagai ajang pembinaan bagi para muda dari kalangan atlet pelajar dalam mengasah talenta skill sekaligus sebagai latihan peyiapan mental berlaga di level yang lebih tinggi. “Jadi perhelatan Popnas ini sangatlah penting dalam memberikan pengalaman yang berharga bagi para pelajar,” tandasnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengucapkan atas ditunjuknya Sumsel sebagai tuan rumah Popnas XVI. “Kami warga Sumsel mengucapkan terima kasih kepada Kemenpora, Kementerian Pendidikan untuk menyelenggara Popnas XVI di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan,” ucap Herman Deru.
Dirinya menjamin sebagai tuan rumah Sumsel akan berupaya memberikan layanan yang terbaik bagi para tamu atlet dan official mulai dari pembukaa, pelaksanaan pertandingan hingga penutupan nantinya. “Kami ucapkan terima kasih kepada semua unsur yang terlibat, khususnya atlet pelajar Sumsel mari berjuang untuk menang dengan tetap menjunjung semangat sportifitas,” tegas Herman Deru.
Sekda Provinsi Sumsel yang juga selaku Ketua Pelaksana Popnas XVI, S.A Supriono menyebut tujuandigelarnya Popnas XVI untuk meningkatkan prestasi olahraga dikalangan pelajar, serta mempersiapkan para atlet pelajar untuk berbagai kegiatan baik Nasional ataupun Internasional.
“Ada 22 cabor yang dipertandingkan pada Popnas di Palembang kali ini, masing-masing judo, tinju, kempo, tenis lapangan, sepak bola, sepak takraw, voli indoor, bola basket, wushu, taekwondo, senam, renang, pencak silat, panjat tebing, panahan, menembak, karate, dayung, balap sepeda, buluntangkis, atletik dan angkat besi,” pungkasnya.(kbs/red)



