- Satu Korban Hilang Ditemukan, Wapres Gibran Tinjau Banjir Bandang Solok
- Jelang HUT Ke-81 TNI, Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Ziarah Palagan Utama di Monpera Palembang
- Satu Korban Tewas dan Satu Warga dalam Pencarian akibat Banjir Bandang di Solok
- Tinjau Penanganan Karhutla di Habitat Gajah
- SMSI Sumsel Lantik Pengurus Delapan Kabupaten/Kota Masa Bakti 2026-2029
Bocah Tewas Tenggelam, Ditemukan 4,90 Km dari Lokasi Kejadian
PALEMBANG, SIMBUR – Upaya pencarian Tim Sar gabungan, terhadap seorang anak yang hilang tenggelam di Sungai Musi, di Desa Srijaya, Kecamatan Rantau Bayur, Banyuasin, akhirnya membuahkan hasil. Bocah bernama R (5) yang terpeleset dan hilang tenggelam terjadi Minggu (2/4/23), pada saat ini mandi bersama ibunya. Namun saat ditemukan Tim Sar gabungan di hari kedua, yakni Senin (4/4/23) sekitar pukul 07.15 WIB, sudah meninggal dunia.
Kepala Basarnas Palembang Hery Marantika SH MSi menegaskan bocah yang hilang di Rantau Bayur telah ditemukan Tim Sar gabungan hari ini. “Iya ditemukan pada hari kedua pencarian. Kami mulai hari ini bersama dengan potensi Sar di lokasi. Pencarian kita fokuskan dengan melakukan penyisiran permukaan perairan Sungai Musi, menggunakan rubberboat serta kapal nelayan warga,” ungkapnya.
“Tim Sar gabungan bersama masyarakat menemukan korban aekitar pukul 07.15 WIB. Korban ditemukan mengapung di Sungai, dalam keadaan meninggal dunia. Yakni sejauh 4,90 km, dari lokasi kejadian awal. Selanjutnya dievakuasi diserahkan kepada pihak keluarga,” timpalnya kepada Simbur.
Maka Tim Sar gabungan dan kepada seluruh Potensi Sar yang Terlibat Dalam proses pencarian ini, untuk kembali kesatuan masing – masing dan warga beraktivitas seperti hari – hari sediakala. (nrd)



