- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
- Komitmen Indonesia-Unicef Dukung Pemenuhan Hak Anak
- PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
ABK Tenggelam, Tim SAR Diterjunkan
PALEMBANG, SIMBUR – Nahas dialami seorang anak buah kapal (ABK) Trawl bernama Taufik (25) warga Lampung. ABK Kapal Trawl ini terjatuh kemudian hilang terserat arus di Perairan OKI, Sumsel perbatasan Bangka Selatan.
Peristiwa tersebut terjadi kemarin tanggal 13 Maret 2023 sekitar pukul 16.10 WIB, selagi akan mengambil kasur yang dijemur di atas kapal. Namun ia terjatuh akibat terpaan angin kencang, hingga hilang tenggelam di Perairan Laut Kabupaten OKI Sumsel.
Kepala Basarnas Palembang Hery Marantika SH MSi mengatakan kepada Simbur, informasi hilangnya seorang ABK Kapal Trawl diterimanya kemarin Kamis tanggal 16 Maret 2013 pukul 09.30 WIB.
“Informasi dari Basarnas Pangkal Pinang, kemudian kami memberikan perintah untuk melakukan operasi pencarian terhadap korban. Basarnas Palembang mengerahkan satu tim personil rescuer yang berjumlah 7 orang,” ungkapnya.
Hery melanjutkan, untuk mendukung personel, peralatan seperti rigid inflatable boats, alat selam, peralatan medis, komunikasi, evakuasi dan peralatan canggih aqua eye juga ikut diterjunkan guna membantu pelaksanaan operasi Sar.
“Team rescue Basarnas Palembang akan berkoordinasi dan mengkoordinir seluruh unsur Sar gabungan dalam melakukan operasi Sar. Unsur Sar gabungan terdiri dari Basarnas, TNI – Polri, pihak medis terdekat serta unsur potensi Sar,” timpalnya kepada Simbur.
Kepala Basarnas senantiasa, menghimbau agar masyarakat membiasakan hidup yang selalu mengutamakan keselamatan baik secara perorangan maupun secara bersama sama. Dan dengan banyaknya personil akan membantu dalam proses pencarian. (nrd)



