- Lima Pendaki Terluka akibat Letusan Gunung Api Dukono
- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
- PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
Korban Tewas Gempa Cianjur Tembus 268 Orang, Ada 1.083 Warga yang Terluka
# Presiden Minta Segera Buka Akses Jalan dan Perbaikan Infrastruktur
JAKARTA, SIMBUR – Jumlah korban gempa bumi di M5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat pada Senin (21/11) siang bertambah. Hingga Selasa (22/11) pukul 17.00, dilaporkan 268 orang meninggal dunia. Hal itu diungkap Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto SSos MM dari Posko Tanggap Darurat di Kantor Bupati Cianjur.
“Sore ini saya akan menyampaikan informasi sementara per hari ini terkait dengan korban bencana alam di Kabupaten Cianjur ini. Yang pertama korban jiwa meninggal dunia sekarang ada 268. Dari 268 itu yang sudah teridentifikasi siapa-siapanya nih sebanyak 122 jenazah,” ungkap Suharyanto saat konferensi pers, Selasa (22/11).
Selain 122 korban tewas yang sudah terindentifikasi, lanjut Suharyanto ada 151 korban yang dinyatakan hilang dan masih terus dalam pencarian. “Masih ada korban hilang dan dilakukan pencarian terus-menerus sejumlah 151 orang. Nanti akan kami dalami lebih lanjut,” paparnya.



