- Lima Pendaki Terluka akibat Letusan Gunung Api Dukono
- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
- PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
Pemuda Indonesia Harus Punya “Roots”, Optimisme Menjadi Bangsa Besar yang Disegani Dunia
JAKARTA, SIMBUR – Pada 2045 Indonesia akan masuk pada masa Indonesia Emas. Selaras dengan itu, pada kesempatan temu humas muda se-Indonesia, Waki Kota Bogor Bima Arya mengangkat tema Peran Pemuda untuk Mengangkat Potensi Lokal Kelas dunia oleh Bima Arya Wali Kota Bogor.
“Menuju perjalanan Indonesia Emas, saya melihat tahun 2030 Indonesia akan mendapat bonus demografi ketika 65 persen penduduk Indonesia adalah usia produktif. Maka dari itu generasi muda harus punya roots, akar kuat di lokal beserta values local wisdom-nya. Tumbuhkan rasa nasionalisme dan tentunya kuasai bahasa asing agar bisa berkompetisi di dunia internasional,” papar Bima Arya Wali Kota Bogor saat sesi terakhir Pertemuan Humas Muda (Pemuda) Indonesia, di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Sabtu (5/11).
Humas muda Indonesia, kata Bima Arya, dapat menggaungkan potensi dan keragaman tradisi budaya dan dibesarkan dalam nilai-nilai budi pekerti yang luhur Indonesia agar mampu berkelas dunia. Selain itu, mengangkat kreativitas dan inovasi teman-teman muda di daerah dalam rangka, meningkatkan ekonomi, lapangan kerja, dan spirit dan keberagaman budaya untuk kemajuan Indonesia serta menciptakan semangat inklusifitas dan kolaborasi kelas dunia.
Ketua Umum Perhumas Indonesia, Boy Kelana Soebroto MCIPR dalam sambutan daring turut menyampaikan, melalui event ini, harapannya semangat dari Sumpah Pemuda dapat terinternalisasi dalam diri para humas Indonesia. Melalui event ini juga akan menjadi ajang humas -humas muda Indonesia untuk menunjukkan sepak terjang dan kiprah serta kolaborasi sebagai “Leaders of Tomorrow” dengan cara meningkatkan kompetensi, skills serta berjejaring dengan humas-humas muda di seluruh Indonesia.
“Tiga hal di atas bagi saya sangat powerful ketika misi, pesan dan derap langkah para humas muda di Indonesia, sama sehingga mampu melahirkan optimisme untuk menyongsong masa depan bangsa yang besar, bermartabat dan disegani dunia,” imbuh Boy.
Diketahui, pemuda menjadi agen perubahan sosial yang memberikan solusi-solusi positif, kreatif, kolaboratif, dan inovatif. Ini dibuktikan dengan bersatunya pemuda dan melahirkan Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Ikrar pemuda menjadi tonggak utama sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia.
Melalui semangat Sumpah Pemuda, Perhumas untuk pertama kalinya menginisiasi Pertemuan Humas Muda (PEMUDA) Indonesia sebagai rangkaian dari perayaan hari ulang tahun ke-50 Perhumas. Kegiatan ini merupakan perdana diselenggarakan yang melibatkan berbagai anak muda dari berbagai daerah di Indonesia. Rangkaian acara digelar sepanjang Oktober 2022. Pemuda merupakan rangkaian kegiatan yang khusus diselenggarakan bagi humas-humas muda untuk mengasah kompetensi dan skiils utamanya di bidang hubungan masyarakat dengan mengangkat tema Inspirasi Indonesia untuk Maju Bersama.
Acara ini dihadiri Sekretaris Umum Perhumas, Dandy Indarto Seno selaku Kepala Museum Bank Indonesia, BPP dan BPC Perhumas serta mengundang berbagai pembicara inspiratif seperti Wali Kota Bogor Bima Arya, Content Creator Vina Maulina, CEO NoLimit Aqsath Rasyid N, dan Brand Expert Veronica Windoe.
“Saya berharap anak muda saat ini memiliki dua hal penting, yakni pertama kemampuan mengeksplorasi diri dengan rasa ingin tahu, semangat serta komitmen, lalu yang kedua generasi muda mampu menghasilkan terobosan berupa karya yang berdampak positif bagi sekitar dan Indonesia,” ujar Benny.
Selain menjadi forum pertemuan bagi generasi humas muda, PEMUDA juga memfasilitasi dengan berbagai kegiatan seperti kompetisi dan kampanye kehumasan. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai kampus dan instansi bergabung dari seluruh Indonesia. Ide-ide kreatif melalui program Kompetisi Humas Muda dapat melahirkan generasi humas muda yang kompeten dan siap terjun ke dunia kerja..Pemenang Kompetisi Humas Muda diraih oleh tim dari Univeristas UPN Veteran Jawa Timur sebagai juara 1, PERHUMAS Muda Semarang sebagai juara 2, dan Universitas Padjadjaran sebagai juara 3.
Diketahui, Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) adalah organisasi profesi para praktisi Humas dan Komunikasi Indonesia yang didirikan pada tanggal 15 Desember 1972. PERHUMAS secara resmi telah tercatat di Depdagri sebagai organisasi nasional kehumasan di Indonesia dan pada International Public Relation Association IPRA yang berkedudukan di London. PERHUMAS bertujuan meningkatkan keterampilan professional, memperluas dan memperdalam pengetahuan, meningkatkan kontak dan pertukaran pengalaman antara anggota serta berhubungan dengan organisasi serumpun di dalam dan luar negeri.(red/rel)



