- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
- Hadapi Medan Sulit, Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Koala Dua Belas
- Lumbung Energi Jadi Beban Moral, Layanan Listrik di Sumsel Harus Lebih Baik
- Jalan Berlumpur Jadi Ajang Berfoto Warga Desa
- Banjir Rendam Bayung Lencir, Warga Terisolasi dan Butuh Bantuan
Rawat Infrastruktur Desa yang Dibangun TNI Bersama Rakyat
BANYUASIN, SIMBUR – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) akan terus berkarya dan berinovasi untuk meningkatkan pengabdian kepada rakyat. Karena itu, TNI-AD akan terus memberikan darma bakti terbaiknya. Salah satunya melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang merupakan wujud Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
“Berbagai sasaran fisik dalam wujud infrastruktur pedesaan, maupun sasaran nonfisik berupa penyuluhan aneka bidang untuk pembangunan SDM, telah dirampungkan 100 Persen oleh Satgas TMMD,” ungkap Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI M Naudi Nurdika SIP MSi MTr (Han), saat menutup program TMMD ke-114 Kodim 0430/Banyuasin di lapangan SDN 36 Desa Sungai Naik, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Rabu (24/8).
Danrem menerangkan, TMMD yang ke-114 ini telah selesai. Akan tetapi, tugas dan tanggung jawab TNI tidak lantas berakhir sampai di sini. “Kami terus memantau atas perkembangan apa yang telah dibangun melalui jerih payah bersama rakyat. Tentunya perlu dijaga dan dilestarikan sehingga dapat bermanfaat serta mempunyai nilai yang sangat positif dimasa mendatang dan berguna bagi masyarakat luas terutama generasi muda sebagai garda terdepan penerus bangsa ini,” imbuhnya.
Meski sasaran pembangunan dalam TMMD berskala mikro, lanjut Danrem, programnya sangat riil. Itu karena menyentuh langsung geliat percepatan pembangunan daerah. Dikatakan pula, TMMD bisa menjadi roda untuk program pembangunan dan pengembangan proyek infrastruktur. “Kebersamaan Prajurit TNI dengan warga dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan, merupakan kata kunci,” tegasnya.
Danrem menjelaskan, program TMMD adalah bentuk keserasian antara TNI dengan rakyat. Sebagai Prajurit, TNI memiliki dua peranan utama. Sebagai warga negara dan sebagai prajurit. “Dua fungsi ini memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama, yaitu membela dan menjaga keutuhan negara, serta membantu pemerintah mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.
Sementara, Dandim 0430/Banyuasin Letkol Czi Agus Suwanto ST MIP telah memberi penekanan sejak awal TMMD ke-114. Seluruh personel Satgas agar terus memelihara hubungan yang erat yang sudah terjalin dengan baik selama ini dengan, dinas terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama serta elemen masyarakat, sehingga tercipta Kemanunggalan TNI dan rakyat.
Dandim 0430/Banyuasin mengatakan, sasaran non fisik sangat penting. Hasilnya tidak bisa dilihat sekarang, namun ke depan akan dapat mendorong tumbuhnya kreativitas masyarakat desa. “Terutama dalam mengangkat kualitas kehidupan yang lebih baik, lebih maju dan lebih sejahtera serta mampu mandiri,” harapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono, SH, Asisten I Bagian Pemerintah, Kasi Intel Kasrem 044/Gapo, Kasi Teritorial Kasrem 044/Gapo, Kapolres Banyuasin diwakili Kabag Ops, Danyon Zikon 12 diwakili Pasi Intel Zikon , Danyon Arhanud 12/SBP, Danlanud Sri Mulyono Palembang diwakili Mayor Pnb Hary, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 044 PD II/Sriwijaya, OPD Kab. Banyuasin. Hadir pula Camat Rantau Bayur, Kades Sungai Naik, Kades Talang Kemang,Kades Sejagung, Hipakad, Kepala Sekolah SMP PP Sembawa, Toga, dan Tomas Kab. Banyuasin.(red/rel)



