- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Bantah Pelatihan Disabilitas Fiktif, Sebut Anggaran Dialihkan untuk Menambah Honor PPTK dan PA
PRABUMULIH, SIMBUR – Isu dugaan fiktif sejumlah kegiatan pelatihan bagi kalangan disabilitas telantar dan verifikasi keuangan SKPD pada ABT Tahun 2021, yang menguap di lingkungan Dinas Sosial kota Prabumulih, dibantah oleh Kepala Dinas Sosial kota Prabumulih, Heriyanto.
“Tidak ada itu fiktif, cuma memang (kegiatan pelatihan bimbingan sosial untuk keluarga disabilitas telantar, lanjut usia, anak telantar, gelandangan, pengemis dan masyarakat senilai Rp179 juta) tidak terlaksana karena masih Covid-19 saat itu. Jadi anggarannya kami kembalikan,” sebut Kadinsos Prabumulih, Heriyanto Kamis (8/7).
Diakui pria yang akrab disapa Heri ini, untuk Pelaksanaan Penatausahaan dan Pengajuan Verifikasi Keuangan SKPD sebesar Rp58 juta di ABT 2021 tetap dilaksanakan. “Namun kami alihkan untuk penambahan honor penanggung jawab PPTK dan PA, karena memang sudah ada Perwako,” terang dia.
Heri juga mengungkapkan, hal (laporan) itu terjadi, kemungkinan laporan pelaksanaan kegiatannya di ABT 2021, masih tercatat. “Padahal ada yang tidak jadi, ya karena Covid-19, tidak boleh kumpul-kumpul, jadi kita kembalikan lagi anggarannya,” tutup Heri. (red)



