- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Bantah Pelatihan Disabilitas Fiktif, Sebut Anggaran Dialihkan untuk Menambah Honor PPTK dan PA
PRABUMULIH, SIMBUR – Isu dugaan fiktif sejumlah kegiatan pelatihan bagi kalangan disabilitas telantar dan verifikasi keuangan SKPD pada ABT Tahun 2021, yang menguap di lingkungan Dinas Sosial kota Prabumulih, dibantah oleh Kepala Dinas Sosial kota Prabumulih, Heriyanto.
“Tidak ada itu fiktif, cuma memang (kegiatan pelatihan bimbingan sosial untuk keluarga disabilitas telantar, lanjut usia, anak telantar, gelandangan, pengemis dan masyarakat senilai Rp179 juta) tidak terlaksana karena masih Covid-19 saat itu. Jadi anggarannya kami kembalikan,” sebut Kadinsos Prabumulih, Heriyanto Kamis (8/7).
Diakui pria yang akrab disapa Heri ini, untuk Pelaksanaan Penatausahaan dan Pengajuan Verifikasi Keuangan SKPD sebesar Rp58 juta di ABT 2021 tetap dilaksanakan. “Namun kami alihkan untuk penambahan honor penanggung jawab PPTK dan PA, karena memang sudah ada Perwako,” terang dia.
Heri juga mengungkapkan, hal (laporan) itu terjadi, kemungkinan laporan pelaksanaan kegiatannya di ABT 2021, masih tercatat. “Padahal ada yang tidak jadi, ya karena Covid-19, tidak boleh kumpul-kumpul, jadi kita kembalikan lagi anggarannya,” tutup Heri. (red)



