- Kualitas Udara Menurun, Bagikan Masker dan Batasi Aktivitas Sekolah
- Kukuhkan Pokja News Room Jaga Desa saat Demo 27 Agustus 2026, SMSI: Tidak Ada Motif Politik
- Jalankan Proses Hukum 15 Kasus Karhutla dengan 17 Tersangka di Sumsel
- Imam Salat Istisqa Ajak Masyarakat dan Para Pemimpin Sumsel Bertaubat
- Presiden Prabowo Berikan Atensi Percepat Penanganan Karhutla Sumsel
Sambut Berkah Lahan Gambut, Petani Tanamkan Ilmu dan Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat
Di tempat yang sama, Kepala Desa (Kades) Tangkit Baru Andi Bahari Alam SE mengatakan, pemerintah desa mencoba menggabungkan mina wisata dan agrowisata. “Semenjak ada agrowisata, pemuda yang tidak ada pekerjaan mulai kami berdayakan,” ujarnya.
Di Tangkit Baru ada dua potensi. Perikanan dan perkebunan. Sebelum nanas, sektor perikanan yang lebih unggul. Tangkit Baru sekarang sudah dapat sertifikat desa wisata. “Sinerginya, habis makan ikan langsung makan nanas atau sebaliknya,” ujarnya.
Menurutnya, hasil olahan nanas dikelola UMKM. Ada 20 olahan nanas. Ada salai, dodol, keripik, minuman segar. Wujud kerja samanya, hasil UMKM disalurkan ke bumdes. “Harga lebih murah dari swalayan. Ada kerja sama UMKM dengan bumdes. UMKM tidak menjual jika ada yang beli di bawah harga bumdes,” sebutnya. (maz)



