- Tingkatkan Sinergi dan Pengabdian saat Upacara Hari Kemerdekaan
- TNI Jaga Kedaulatan NKRI di Tengah Dinamika Geopolitik dan Perang Siber
- Peringati HUT Ke-81 RI di Lokasi Gempa NTT
- Bertambah Jadi 53 Korban Tewas, 137 Orang Terluka, dan 5.488 Warga Dievakuasi akibat Gempa NTT
- Renungan Suci, Kenang Jasa Pahlawan
Terbaik Tingkat Asia, Surga Kuliner di Indonesia
Biasanya, tambah Irwan, kalau menginap di hotel pasti disiapkan makanan dan minuman tradisional khas Kota Bandung. Misalnya solemak murni, batagor dari tradisional sampai yang berkelas. “Banyak kafe juga menyediakan makanan tradisional maupun modern. Mulai dari harga murah sampai yang mahal. Ada juga makanan tradisional yang dikembangkan seperti cilok menjadi cilor,” terangnya.
Pantauan di sejumlah sentra kuliner tradisional di Kota Bandung, hampir sebagian besar makanan dan minuman khas di daerah tersebut memiliki merek (brand) dan hak atas kekayaan intelektual (Haki). “Kami juga bantu dari segi desain kemasan, termasuk Haki. Kebetulan Disbudpar ada portal patrakomala. Jadi dapat melihat hasil-hasil kreativitas. Sambil diproses Haki-nya. Intinya memang ada program untuk Haki. Masyarakat juga sudah ada kesadaran untuk membangun merek,” papar Irwan.



