- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Terbaik Tingkat Asia, Surga Kuliner di Indonesia
Biasanya, tambah Irwan, kalau menginap di hotel pasti disiapkan makanan dan minuman tradisional khas Kota Bandung. Misalnya solemak murni, batagor dari tradisional sampai yang berkelas. “Banyak kafe juga menyediakan makanan tradisional maupun modern. Mulai dari harga murah sampai yang mahal. Ada juga makanan tradisional yang dikembangkan seperti cilok menjadi cilor,” terangnya.
Pantauan di sejumlah sentra kuliner tradisional di Kota Bandung, hampir sebagian besar makanan dan minuman khas di daerah tersebut memiliki merek (brand) dan hak atas kekayaan intelektual (Haki). “Kami juga bantu dari segi desain kemasan, termasuk Haki. Kebetulan Disbudpar ada portal patrakomala. Jadi dapat melihat hasil-hasil kreativitas. Sambil diproses Haki-nya. Intinya memang ada program untuk Haki. Masyarakat juga sudah ada kesadaran untuk membangun merek,” papar Irwan.



