- Luas Lahan Terbakar di Sumsel 404 Hektare, 47 Kasus Karhutla dengan 39 Tersangka
- Insan Pers di Sumsel Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
- Veteran Harus Dapat Tempat Kehormatan Terdepan pada Setiap Kegiatan Resmi
- Penanganan Karhutla Sejumlah Gunung Jawa Timur Berlanjut
- Meriahkan HUT Ke-81 TNI, Gelar Lomba Kicau Mania Piala Pangdam II/Sriwijaya Cup III
Pembunuh Tentara dan Bidan Berhasil Dilumpuhkan
JAKARTA, SIMBUR – Masih teringat jelas di masyarakat terkait aksi pembunuhan sadis yang dilakukan orang tidak dikenal (OTK) terhadap Prajurit TNI Sertu Eka Andrianto Hasugian selaku Babinsa Koramil 1702-/Kurulu dan istrinya Sri Lestari Putri, bidan Puskesmas Elim Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo pada 31 Maret 2022. Aksi biadab tersebut terjadi pada pukul 06.15 WIT di Jalan Trans Elelim, Kampung Elelim, Kabupaten Yalimo. Buah hati dari keduanya pun turut merasakan kesadisan pelaku.
Akhirnya, Tim Gabungan TNI-Polri melumpuhkan WT, DPO Polri dan juga anggota Kelompok Sipil Teroris (KST) yang ditengarai menjadi pelaku pembunuhan terhadap Sertu Eka Andrianto Hasugian dan istrinya bidan Sri Lestari.
Dalam keterangannya, Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Kav Herman Taryaman menjelaskan, WT ditangkap di Kampung Dugume, Sabtu 30 April 2022 pukul 07.45 dan terpaksa dilumpuhkan dengan timas panas, karena melompat ke dalam jurang untuk melarikan diri dari aparat penegak hukum.
“Proses penangkapan OTK ini yang merupakan Gerombolan KST, saat akan ditangkap di Kampung Dugume pada Pukul 07.40 WIT, KST atas nama WT ini tiba-tiba melarikan diri menuju ke arah jurang. Aparat keamanan dari tim gabungan memberikan tembakan peringatan, karena tidak diindahkan maka ditembak untuk dilumpuhkan,” ungkap Letkol Kav Herman.(rel/smsi)



