- Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
- Lima Pendaki Terluka akibat Letusan Gunung Api Dukono
- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
Erupsi Melemah dan Potensi Tsunami Menurun, Arus Mudik-Balik Lebaran di Merak-Bakauheni Relatif Aman
# Asap 25 Meter Melampaui Tinggi Gunung Anak Krakatau
PALEMBANG, SIMBUR – Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) dikabarkan melemah dan potensi tsunami di Selat Sunda menurun. Hal itu diungkap Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Prof Ir Dwikorita Karnawati MSc PhD setelah melakukan pemantauan langsung dari udara bersama Menko PMK Muhadjir Effendy, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, dan Kepala PVMBG Hendra Gunawan, Kamis (28/4).
“Mulai hari ini kondisi menurun erupsi. Karena erupsi Gunung Anak Krakatau sudah kami lihat secara visual juga melemah hari ini. Maka tentunya potensi tsunami akibat erupsi juga turun atau sangat kecil. Hanya lelehan lava yang masuk ke laut tidak ada explotion sama sekali,” ungkap Dwikorita saat konferensi pers Kesiapsiagaan Mudik Aman dan Mudik Sehat serta Pemaparan Hasil Peninjauan Udara Kondisi Terakhir Gunung Anak Krakatau tanggal 27 April 2022 di Graha BNPB secara virtual, Kamis (28/4) sore.



