- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Gunung Ibu Meletus, Kolom Abu Muncrat Setinggi 800 Meter
JAKARTA, SIMBUR – Gunung Ibu yang berada di barat laut Pulau Halmahera, Maluku Utara, meletus pada hari ini Kamis (14/4) pukul 09.31 WIT. Pantauan tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dari erupsi itu teramati kolom abu berwarna kelabu berintensitas tebal ke arah timur laut. “Dengan tinggi kurang lebih 800 meter dari atas puncak atau 2.125 meter di atas permukaan laut,” ungkap Abdul Muhari PhD, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Kamis (14/4).
Muhari mengatakan, erupsi tersebut juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi selama 60 detik. PVMBG memberikan rekomendasi kepada masyarakat di sekitar Gunung Ibu maupun para pengunjung. “Termasuk wisatawan agar tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari puncak gunung,” imbaunya.
Lanjut Muhari, PVMBG juga melarang adanya aktivitas di perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu. “Apabila terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah agar menggunakan masker atau pelindung hidung dan mulut serta kacamata,” ujarnya.
Saat siaran pers ini diturunkan, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara tengah berkoordinasi dengan instansi terkait. “Guna kaji cepat dan upaya lain yang dianggap perlu sebagai antisipasi dampak erupsi,” tutupnya.(red)



