Imbau Mahasiswa Jaga Keselamatan dan Kehormatan

PALEMBANG, SIMBUR – Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus terpantau menggeruduk Kantor Gubernur Sumsel di Jl Kapten A Rivai, Palembang, Senin (11/4) siang. Ada lima tuntutan massa yang disampaikan kepada pemerintah melalui Gubernur Sumsel Herman Deru.

Gubernur mengizinkan mahasiswa ini masuk setelah memaksa menyingkirkan barier polisi persis di gerbang masuk halaman Kantor Gubernur Sumsel. “Kalau mengikuti protap sebenarnya adik-adik ini tidak boleh masuk. Tapi saya yang izinkan karena ini juga rumah kalian untuk menyampaikan aspirasi. Silakan  sampaikan segala sesuatu dengan sehat dan  gamblang agar ini dapat kami teruskan kepada yang berwenang yakni DPR RI,” ujar Herman Deru.

Menurut Herman Deru, dirinya memastikan  akan menerima semua ungkapan dan aspirasi dari para mahasiswa dan akan segera meneruskannya ke pihak berwenang yakni DPR RI. Terkait tuntutan penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden  3 periode, dijelaskan Herman Deru bahwa Presiden RI Joko Widodo setelah 7 April lalu sudah memberikan jawaban. Menurutnya, Presiden Jokowi sudah menjawab bahwa ia tak berkenan menjabat tiga periode. Presiden juga telah menyampaikan bahwa jadwal Pemilu tetap on schedule.

Mengenai tuntutan soal harga BBM dan minyak goreng yang menjadi kebijakan nasional dan dirasakan masyarakat saat ini, Herman Deru pun berharap dapat direspons pemerintah agar bisa stabil seperti semula. Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga menyampaikan apresiasinya  kepada para mahasiswa yang Ia temui. Sebagai intelek muda dan calon pemimpin bangsa, mahasiswa ini dinilainya telah mampu mengkritisi berbagai hal dan aspek  baik dari sisi politik dan pemerintahan.

Ia pun yakin ide yang disampaikan para mahasiswa ini telah berdasarkan hasil pembicaraan yang komperhensif dengan rekan sejawat sesama mahasiswa. “Silakan sampaikan aspirasi dengan sehat, dengan tertib. Jaga keselamatan, jaga kehormatan. Hati-hati di jalan,” ujarnya.

Sementara itu, massa menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumsel Herman Deru sesaat setelah mereka diizinkan masuk. “Terimakasih Ayahanda kami yang rela berpanas-panasan bersama dan  menemui kami. Hari ini kami turun ke jalan untuk menyampaikan pernyataan sikap dan lima tuntutan kami,” jelas Koordinator Aksi, Fortuna.

Adapun lima tuntutan mereka, pertama Menolak Penundaan Pemilu 2024 Serta Perpanjangan Masa Jabatan Presiden. Kedua, menolak Kenaikan Harga Bahan Pokok, BBM dan PPN 11 persen. Ketiga, Usut Tuntas dan Segera Copot Oknum Menteri yang terlibat dalam pengusulan 3 periode jabatan presiden. Keempat, Menolak Pemindahan IKN. Kelima, mendesak Presiden segera menyelesaikan Konflik Agraria di Indonesia. “Atas nama rakyat tang tertindas dengan tegas kami mahasiswa dari Cipayung Plus Kota Palembang mengajukan 5 tuntutan tersebut,” tegasnya.(kbs/red)