- Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
- Lima Pendaki Terluka akibat Letusan Gunung Api Dukono
- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
Sekda Muba Minta Pengeboran Liar Sumur Minyak Tidak Menimbulkan Korban Jiwa
PALEMBANG, SIMBUR – Penanganan dan pencegahan aktivitas pengeboran liar sumur minyak oleh masyarakat di Kabupaten Muba terus diupayakan Pemkab Muba bersama pihak terkait agar tidak terus terjadi. Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi saat menghadiri Rapat Koordinasi Terkait Sosialisasi Keputusan Menteri ESDM RI Nomor 175.K/HK.02/MEM.M/2021 Tahun 2021 Tentang Tim Koordinasi Penanganan Aktivitas Pengeboran Liar Sumur Minyak Bumi Masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan berlangsung di Sumsel Command Center (SCC) Kantor Gubernur Sumsel, Palembang (23/3).
Apriyadi mengatakan, Pemkab Muba di bawah arahan Plt Bupati Beni Hernedi SIP bersama Forkopimda akan terus pro aktif meminimalisir serta mencegah tindakan pengeboran liar tersebut. “Melalui Keputusan Menteri ESDM RI Nomor 175.K/HK.02/MEM.M/2021 Tahun 2021 Tentang Tim Koordinasi Penanganan Aktivitas Pengeboran Liar Sumur Minyak Bumi oleh Masyarakat Pemkab Muba bersama Forkopimda agar maksimal melakukan pencegahan aktifitas terlarang tersebut,” ungkap Sekda Apriyadi.
Ia juga mengajak dan meminta perangkat desa serta kecamatan dan Forkopimcam mengawasi serta mengedukasi masyarakat setempat. “Jangan sampai aktivitas pengeboran terus terjadi dan menimbulkan korban jiwa,” tegasnya.
Sementara itu, Sekda Pemprov Sumsel SA Supriono mengajak Tim Koordinasi Penanganan Aktivitas Pengeboran Liar Sumur Minyak Bumi sebagaimana sudah tertuang pada Keputusan Menteri ESDM RI Nomor 175.K/HK.02/MEM.M/2021 Tahun 2021 terus pro aktif melakukan pencegahan dan penanganan.
“Tentu aktivitas pengeboran sumur minyak ini menjadi konsen pak Gubernur Sumsel, ini menjadi prioritas kita semua terutama wilayah yang memiliki banyak sumur minyak,” pungkasnya.(red/rel)



