- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Jadi Pengoplos 108 Ton Minyak Ilegal, Enam Petani Ditangkap Polisi
“Perjanjian ini sebagai kerja sama, sebagai pedoman dalam rangka bantuan pengamanan, pencegahan dan penegakan hukum di bidang BBM dan Gas Bumi serta untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas antara BPH Migas dengan Polri guna kelancaran ketersedian BBM,” tukas Erika.
Bongkar kasus itu, pada Kamis (10/3/22) anggota Ditreskrimum Polda Sumsel menindaklanjuti informasi BPH Migas terkait aktivitas pengoplosan BBM Illegal, di daerah Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang. Kemudian Jumat (11/3/22) pukul 03.00 WIB, dipimpin Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel bersama Tim Satgas BPH Migas mendatangi TKP, dan mendapati adanya aktivitas pengoplosan BBM Illegal.
Tim kepolisian dan Satgas BPH Migas juga mengamankan barang bukti truk Nissan tangki merek PT Pali Lau Mandiri BG 8125 NL warna biru putih, bermuatan minyak oplosan kapasitas 16.000 liter. Kedua, truk Nissan tangki merek PT Pali Lau Mandiri BG 8126 NL warna biru putih, bermuatan minyak oplosan kapasitas 16.000 liter. Ketiga, truk Hino Dutro tangki merek PT Pali Lau Mandiri BG 8100 RU warna biru putih, bermuatan minyak oplosan kapasitas 5.000 liter.



