- Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
- Lima Pendaki Terluka akibat Letusan Gunung Api Dukono
- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
Prediksi Puncak Kemarau Juli-September 2022, Suhu Udara di Sumsel Lebih Panas saat Bulan Puasa
PALEMBANG, SIMBUR – Suhu udara di Provinsi Sumatera Selatan diprediksi terasa lebih panas dari sebelumnya saat puasa di bulan Ramadan 1443 hijriah. Karena itu, masyarakat khususnya umat muslim yang menunaikan ibadah puasa diharapkan dapat menjaga keseimbangan air di dalam tubuh agar tidak terdampak dehidrasi.
Kepala Stasiun Klimatologi Palembang, Wandayantolis mengatakan, musim kemarau diprediksi mulai terjadi pada bulan Mei 2022. “Puncaknya pada Juli-September,” ungkap Wandayantolis kepada Simbur, Selasa (22/3).
Menurut Dayan, sapaan Wandayantolis, meski saat puasa belum memasuki kemarau, namun curah hujan mulai menurun. “Suhu udara akan menjadi lebih panas dari bulan-bulan sebelumnya,” jelasnya.



