- Sebarkan "Virus" Perdamaian dan Riding Skuter di Palembang, Slank Bakal Rilis Album Terbaru pada 5 Juni 2026
- Buronan Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap di Rumah Tetangga
- Olahraga Bersama Insan Media, Kodam II/Sriwijaya Turut Menjaga Ketahanan Informasi Nasional
- Pangdam II/Swj Ambil Sumpah 1.583 Tamtama Remaja, Kasad: Perkuat Batalyon Teritorial Pembangunan
- Tinjau Koperasi Merah Putih di Lahat, Apresiasi Pembangunan dan Dorong Ekonomi Lokal
Kasus Pengadaan Bibit Karet Memungkinkan Ada Tersangka Lain
KAYUAGUNG, SIMBUR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kayuagung menetapkan dua orang tersangka terkait pengadaan bibit karet di Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI tahun 2019. Kabar tersebut disampaikan Kajari OKI Abdi Reza Fachlewi Junus SH MH melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Belmento SH didampingi Kasi Pidsus Achmad Arjansyah AKB, SH, MH.
Kasintel Kejari Kayuagung Belmento mengatakan, tersangka RC selaku pihak ke tiga (kontraktor) mengembalikan kerugian negara sebesar Rp317 juta rupiah. “Sesuai dengan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kerugian negara sebesar Rp317 juta ini menjadi barang bukti,”ujarnya saat rilis perkara di kantor Kejari Kayuagung Rabu(26/1).
Menurut dia, meskipun tersangka telah mengembalikan kerugian negara, penyidikan kasus pengadaan benih bibit karet tetap berlanjut. “Kasus ini masih dalam pengembangan. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain,” tegasnya.
Meski demikia, pihaknya mengusahkankan pemberkasan secepatnya akan dirampungkan. “Sementara kedua tersangka tidak ditahan karena kooperatif,”ungkapnya.(red/rel)



