Atasi Pembuangan Sampah di Anak Sungai Musi

PALEMBANG, SIMBUR – Rakor membahas program penataan kawasan Sungai Sekanak atau anak Sungai Musi, di sepanjang Jalan Radial, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto MH bersama Maryadi ST MSi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII. Rapat ini juga dalam program penguatan Kampung Tangguh Musi tahun 2022. Tujuannya untuk mereduksi potensi konflik dan masalah sosial di Sumsel. Rapat digelar di ruang Rekonfu Mapolda Sumsel, Selasa (18/122) pagi.

Jenderal bintang dua ini menegaskan, Pemkot Palembang bersama Polri mengatasi persoalan sampah di anak Sungai Musi yang harus dijaga bersama. “Dengan bersama menjadikan Kampung Tangguh Nusantara agar Anak Sungai Musi bebas dari buang sampah sembarangan. Bersama stakeholder pemerintah dan kepolisian dapat membentuk kampung tangguh, untuk menata anak sungai sehingga berdampak pola hidup sehat jadi lebih baik,” ungkapnya.

Kapolda menambahkan, Polri juga mendukung agar persoalan buang sampah ke sungai semakin berkurang. “Sebagai bukti nyata kepolisian Polda Sumsel mendukung kebersihan sungai, salah satunya digalakan Humas Polestabes Palembang Kompol Abu Dani berserta jajaran memberikan tempat buang sampah bagi warga kampung tangguh. Sebagai edukasi agar tidak membuang sampah di anak Sungai Musi,” tukas Toni.

Wali Kota Palembang Harnojoyo SSos menegaskan, ia berkomitmen menjadikan kawasan anak sungai Musi di Kelurahan 9 Ilir, Ilir Timur III, sebagai kampung tangguh Nusantara. “Dengan mendukung program Pemkot Palembang bersama Polri, tentu sangat baik untuk melestarikan anak sungai Musi,” timpalnya.

Hadir dalam rakor ini, Kadis PUPR Sumsel, Kadis Cipta Karya Sumsel dan Kadis PU kota Palembang, Camat IT III, Camat Bukit Kecil Kota Palembang, Lurah  9 Ilir, 22 Ilir, 23 Ilir, 24 Ilir, 26 Ilir, dan lurah Talanf Semut kota Palembang juga kepala komunitas peduli sungai di Sumsel. (nrd)