Air Leding Sempat Keruh, Respons Cepat Keluhan Pelanggan

PALEMBANG, SIMBUR – Komitmen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi menjamin kualitas air di Kota Palembang tetap bersih meskipun cuaca buruk bukan isapan jempol belaka. Terungkap saat warga di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang mengeluhkan air leding sempat keruh selama hampir sepekan, PDAM Tirta Musi UnitĀ  Alang-Alang Lebar langsung merespons cepat dengan menguras pipa jaringan di wilayah distribusi tersebut, Minggu (16/1) malam.

Direktur Operasional PDAM Tirta Musi Cik Mit melalui Asisten Manajer Layanan Distribusi PDAM Tirta Musi Unit Alang-Alang Lebar Muhammad Qomarudin mengatakan, pihaknya selalu mencuci pipa distribusi terlebih dahulu sebelum air bersih tersebut disalurkan kepada masyarakat. Khususnya pelanggan PDAM Tirta Musi.

“Untuk pipa baru kami sudah melakukan pencucian. Jadi pipa yang kami pasang sebelum dialirkan kepada masyarakat, airnya kami buang dulu,” ungkap Qomarudin, ditemui di lokasi pencucian pipa di Kompleks Dharma Karya RT 11 RW 03 Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Terkait permasalahan di Talang Jambe dan Talang Betutu beberapa hari ini, lanjut dia, air leding keruh karena ada kotoran tanah yang menyumbat di pipa baru. Menurutnya, hal itu disebabkan sejumlah indikasi. “Sebelumnya air kami (PDAM) sangat minim (kecil) yang didapatkan oleh masyarakat. Lebih kurang satu minggu, ada tambahan debit air yang kami suplai kepada pelanggan. Kemungkinan kotoran (tanah) yang menyumbat di pipa dasar itu terbawa ke pipa pelanggan,” ujarnya kepada Simbur.

Bukan hanya itu, tambah dia, air leding keruh mungkin bisa disebabkan kebocoran pipa akibat galian yang dilakukan pihak selain PDAM. “Bisa jadi ada kebocoran dari faktor pipa itu sendiri atau dari pihak luar yang melakukan galian seperti kabel FO (fiber optik) atau galian apa pun yang menyebabkan pipa kami rusak. Mungkin hanya diperbaiki alakadarnya (oleh pihak tersebut) sehingga terjadi pencemaran dari tanah masuk ke pipa PDAM,” jelasnya.

Masih kata dia, pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Palembang khususnya, menjadi prioritas PDAM Tirta Musi. “Air kebutuhan pokok masyarakat. Begitu ada informasiĀ  dari pelanggan kami diinstruksikan untuk respons cepat. Apalagi ini keluhannya airnya keruh. Kemungkinan indikasinya ada permasalahan di pipa jaringan. Harus tetap kami layani,” terangnya.

Dijelaskannya pula, untuk pengolahan air PDAM yang didistribusikan kepada pelanggan, tetap harus bersih. Hal itu menyangkut tingginya minat masyarakat menjadi pelanggan pasang baru PDAM Tirta Musi. Meski demikian, pelanggan lama lebih didahulukan. “Mulai tahun 2022-2023 kami melakukan percepatan pemasangan baru jaringan di wilayah yang belum terjangkau oleh PDAM Tirta Musi,” ungkapnya.

Disebutkan Qomarudin, untuk saat ini daftar tunggu pasang baru di wilayah Alang-alang Lebar mencapai 3.500 calon pelanggan. “Itu yang premium sedangkan yang subsidi bisa lebih dari itu. Kalau subsidi itu tiap tahun ada kuotanya. Terutama kami tingkatkan layanan kepada pelanggan lama kemudian pelanggan baru,” imbuhnya,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Susanto, Ketua RT 11 RW 03 Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang mengatakan, keluhan warga atas keruhnya air PDAM Tirta Musi di lingkungannya sudah lama. Terhitung dari awal pemasangan sekitar sepuluh tahun lalu pipa PDAM belum pernah dikuras. “Sebenarnya memang sudah lama air leding di sini keruh. Alhamdulillah malam ini terealisasi, pipa leding dikuras. Mungkin kotor. Mudah-mudahan ke depan bagus,” ujar Susanto.

Dirinya menambahkan, masyarakat khususnya warga RT 11 Talang Jambe berharap air leding dapat jernih lagi. “Jangan sampai seperti yang sudah-sudah. Kalau air keruh, warga kurang menikmati,” tegasnya.

Menurut dia, selama air leding keruh, warganya banyak yang menggunakan air sumur. “Kalau lebih bagus air sumur daripada air leding percuma berlangganan. Semoga terealisasi dengan hasil yang bagus. Warga mendapat air jernih seperti dulu lagi,” tutupnya.(maz)