- Sukseskan Simbur Academy 2026, Kopilo Coffee and Eatery Manjakan Mahasiswa dengan Diskon 15 Persen
- Simbur Academy 2026 Digelar, Perumda Tirta Musi Palembang Dukung Ketahanan Pangan Melalui Ketersediaan Air Bersih
- Sita 4 Ton Timah Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar di Pangkalpinang
- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
Kolaborasi Perhumas dan Kadin, Kampanyekan Indonesia Bicara Baik
JAKARTA, SIMBUR – Perhimpunan Humas Indonesia (Perhumas) berkolaborasi dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Kerja sama tersebut dilakukan dalam memperluas kegiatan kampanye “Indonesia Bicara Baik”.
Ketua Umum Perhumas, Boy Kelana Soebroto mengatakan, kampanye Indonesia Bicara Baik membutuhkan banyak sekali dukungan dari semua pihak. Mengingat, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mengembalikan jati diri sebagai manusia Indonesia sesungguhnya.
“Kegiatan Indonesia Bicara Baik pada akhirnya akan mendorong juga citra dan reputasi Indonesia yang baik di mata internasional,” kata Boy Kelana dalam pertemuan di Kantor Kadin Jakarta, Kamis (13/1).
Boy menjelaskan, Kadin dan Perhumas juga memiliki kesamaan yang fundamental, yaitu mendorong terciptanya standar profesional yang diakui secara internasional. Misalnya melalui program sertifikasi profesi dan akreditasi kompetensi profesional.
Adanya kesamaan visi antara Perhumas dan Kadin dalam meningkatkan citra dan reputasi untuk Indonesia yang lebih baik dan sejahtera. Menurut Boy, kerjasama Kadin dan Perhumas memiliki makna strategis dan historis.
“Kolaborasi ini menjadikan profesi kehumasan bisa lebih sejalan dengan kebutuhan dan standar industri yang kian kompleks. Sedangkan secara historis merupakan pertama kalinya dilakukan dan akan diformalisasi secara permanen,” ujar Boy Kelana.
Sementara, kesediaan Kadin mendukung Perhumas langsung disampaikan Ketua Umum Kadin M Arsjad Rasjid. “Indonesia membutuhkan keteladanan yang sudah semestinya menjadi identitas semua, yaitu Indonesia yang baik, bersahabat, dan juga profesional. Perhumas bisa menjadi pendorong kembali identitas asli Indonesia tersebut,” kata Arsjad.
Arsjad mengatakan, Indonesia juga tidak saja membutuhkan suatu kata-kata yang positif untuk membangun semangat positif, tetapi juga akan melahirkan energi positif yang akan melahirkan manusia profesional.(red/rel)



