- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
UMKM Lokal Harus Bertahan dari Gempuran Produk Luar
PRABUMULIH, SIMBUR – Demi peningkatan daya saing bisnis yang berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro kecil menengah (UMKM), di tengah pandemi Covid-19, Kelurahan Majasari menggelar pameran produk unggulan UMKM. Bekerja sama dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Prabumulih, kegiatan pameran Majasari UMKM Expo 2021 mengusung tema “Buatan Lokal Berdaya saing global”. Kegiatan ini juga akan menghadirkan sejumlah pembicara berkompeten dan profesional di bidangnya masing-masing.
Agenda pameran yang rencananya akan dilaksanakan pada November 2021 lebih berfokus pada sejumlah produk UMKM lokal dari setiap kelurahan/desa di Kota Prabumulih. Panitia yang dikonfirmasi mengaku tidak menutup kemungkinan membuka diri bagi daerah lain untuk memamerkan produk UMKM di Majasari UMKM Expo 2021.
Lurah Majasari, Susi Windasari SKm sebagai Ketua panitia kegiatan mengaku bahwa Konsep yang diusung dalam gelaran Majasari UMKM Expo 2021 adalah edukasi. Nantinya kata dia, panitia akan menghadirkan narasumber-narasumber berkompeten untuk berbagi ilmu meningkatkan kualitas produk sehingga mampu bertahan ditengah gempuran produk luar yang murah meriah.
“Jadi konsepnya tidak hanya sekadar pameran saja. Lebih dari itu, kami ingin pelaku UMKM lokal dapat bertahan di tengah gempuran produk luar melalui edukasi dan solusi modal usaha pasca diterjang pandemi Covid-19 dengan menghadirkan mitra usaha seperti Perbankan dan BUMN. Dari sana diharapkan akan lahir pelaku-pelaku UMKM yang tangguh dengan produk lokal berdaya saing global. Kemudian perekonomian masyarakat dapat kembali mormal setelah sempat mati suri pasca Pandemi,” ujarnya, Kamis (21/10).
Dikatakannya, selain edukasi dan solusi permodalan melalui kredit usaha peebankan, pelaku UMKM di Majasari Expo 2021 diharapkan bakal mendapatkan income atau pendapatan melalui kegiatan Bazar. Artinya, seluruh produk UMKM yang dipamerkan bisa dibeli oleh pengunjung jika berminat dan tertarik.
“Di Majasari UMKM Expo 2021 ini, kami tidak hanya menampilkan produk unggulan UMKM dari tiap Kelurahan/desa. Namun, dalam kegiatan ini juga akan ada keuntungan yang didapatkan oleh pelaku UMKM, baik itu bagaimana cara pengembangan usaha maupun cara menggandeng kemitraan untuk pendanaan usaha,” terang Susi.
Tidak tanggung-tanggung, di agenda Majasari UMKM Expo 2021, pihak panitia juga turut menggandeng Dekranasda Kota Prabumulih, Bank Sumsel Babel, PT Pertamina Hulu Rokan, PT. Indotirta Sriwijaya Perkasa yang memproduksi Air mineral dalam kemasan (AMDK) sebagai narasumber di acara pameran yang menyangkut peningkatan kualitas produk, pemasaran, permodalan, teknis brand dan sertifikasi SNI kepada pelaku UMKM.
Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Kota Prabumulih Tian Kadampuan Yamin yang dikonfirmasi menyangkut kerja sama panitia dengan pihaknya mengaku siap mensupport kegiatan. Menurutnya, visi panitia Majasari UMKM Expo 2021 sejalan dengan program Bank Sumsel Babel sehingga pihaknya siap untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan tujuan peningkatan dan penguatan ekonomi masyarakat.
“Kegiatan ini sangat bagus bagi pelaku UMKM, untuk itu kami siap mensupport dan mensukseskan Majasari UMKM Expo 2021,” terang Tian.
Sementara itu, Abdullah Donny, selaku Ketua SMSI kota Prabumulih sekaligus juga sekretaris kegiatan berharap melalui Majasari UMKM Expo 2021, semua produk unggulan produksi UMKM semakin berkembang dan siap bersaing menjadi produk berkelas yang bisa menembus pasar nasional. “Sejalan dengan program kerja SMSI untuk menjadi mitra para pelaku UMKM, kami berharap melalui kegiatan ini produk lokal dapat dikenal di kancah Nasional” pungkasnya. (rel)



