Dua Komponen Kenaikan Pangkat, Kepentingan Pribadi dan Organisasi

PALEMBANG, SIMBUR – Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi menerima laporan korps kenaikan pangkat para Perwira Menengah (Pamen) Kodam Il/Swj  periode 1 Oktober 2021. Kegiatan berlangsung di Gedung Sudirman Makodam Il/Swj Palembang, Jumat (1/10).

Pangdam II/Swj menyampaikan, bahwa kenaikan pangkat itu ada dua komponen. Pertama, untuk kepentingan pribadi. Artinya kenaikan pangkat ini merupakan satu pengakuan negara bahwa setelah menduduki jabatan yang sekarang ini memang sudah layak dinaikkan pangkatnya.

“Jadi ini bukan hak tetapi merupakan wujud pengakuan negara melalui Angkatan Darat kepada masing-masing pribadi bahwa sudah layak untuk dinaikkan pangkatnya. Dengan kenaikan pangkat ini tentunya dapat dijadikan sebagai penyemangat untuk bisa berkarya lebih bagus lagi dan berbuat yang lebih baik lagi,” ujar Pangdam.

Selanjutnya, kedua, untuk kepentingan organisasi. Diharapkan pelaksanaan tugas, wewenang dan tanggungjawab bisa lebih baik. Karena diketahui bersama bahwa dinamika tugas cukup tinggi. “Untuk itu, semoga kita bisa mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya sehingga apa yang didapatkan ini harus kita buktikan dengan karya yang terbaik. Jadi tahu bahwa tuntutan kita sebagai TNI adalah profesionalitas sehingga yang naik pangkat khususnya diharapkan profesional yaitu dengan menekuni apa yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya,” jelas Pangdam.

Khusus kepada ibu-ibu, Pangdam berharap dapat mendorong suaminya untuk bisa berbuat yang lebih baik. Hal-hal yang menyangkut rumah tangga dan yang bisa ditangani oleh ibu-ibu agar dapat ditangani sehingga suaminya bisa lebih konsentrasi untuk melaksanakan tugas. “Atas nama pribadi dan keluarga serta segenap Pejabat Kodam Il/Swj, saya ucapkan selamat kepada rekan-rekan yang naik pangkat. Semoga menjadi keberkahan bagi keluarga dan membawa kebaikan bagi organisasi khususnya Kodam Il/Swj,” tutup Pangdam.

Sementara itu, Komando Resort Militer (Korem) 044/Gapo melakukan upacara korps rapor kenaikan pangkat perwira, bintara, dan tamtama  di jajaran Korem 044/Gapo. Korp raport kenaikan pangkat ini merupakan anugerah yang luar biasa bagi seorang prajurit maupun PNS lingkup TNI AD dalam pengembangan kariernya.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 044/Gapo, Kapten Inf Mulyadi mengatakan, upacara kenaikan pangkat tersebut dipimpin langsung Komandan Korem (Danrem) 044/Gapo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji SIP SSos. Kegiatan digelar di Aula Makorem 044/Gapo, Jalan Jenderal Sudirman Km 4,5 Palembang, Jumat (1/10).

“Untuk acaranya sendiri dilaksanakan sangat sederhana. Ini tentunya juga selaras dengan kondisi saat ini yaitu sedang berjuang melawan Covid-19 di tengah pandemi,” kata Kapten Inf Mulyadi.

Dalam amanatnya, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji mengatakan, korp raport kenaikan pangkat ini memiliki makna religius yang sangat tinggi. Sekaligus sebagai ucapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang senantiasa memberikan kekuatan dan kemampuan sehingga dapat melaksanakan tugas pengabdian kepada negara dan bangsa.

“Untuk  itu diharapkan semua prajurit yang naik pangkat harus lebih dewasa dalam berpikir dan bertindak. Jadikan sebagai motivasi untuk lebih baik dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab,” pesan Brigjen Jauhari.

Selain itu, Brigjen Jauhari menambahkan, meskipun upacara tersebut dilaksanakan dengan sangat sederhana, namun diharapkan untuk bisa mengambil hikmah positif dari kegiatan ini. “Terkait masa pandemi ini mari bersama berjuang melawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dan mendukung program pemerintah dalam mencegah dan memutus penyebaran mata rantai virus Corona. Khususnya dalam keluarga besar Korem 044/Gapo dan wilayah Sumsel pada umumnya,”tutupnya.

Setelah menerima rapor, Korem 044/Gapo menggelar acara syukuran acara kenaikan pangkat. Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Grandy Mangiwa dalam sambutannya kembali menyampaikan selamat kepada seluruh anggotanya yang berhasil mendapatkan kenaikan pangkat.

“Kita patut bersyukur atas kenaikan pangkat yang didapat dan yang tidak kalah penting adalah bahwa dengan kenaikan pangkat berarti mengandung konsekuensi logis terhadap pengabdian, tugas dan tanggung jawab yang lebih dibanding sebelumnya,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan kenaikan pangkat itu semoga menjadi berkah bagi diri sendiri dan keluarga serta dapat memacu semangat dalam bekerja. Kolonel Inf Grandy  juga meminta untuk berterima kasih atas perhatian dan pengorbanan yang diberikan oleh istri sebagai Persit. “Terutama dalam mendukung suami guna melaksanakan tugas sehari-hari sebagai Prajurit TNI,”ujarnya.(red/rel)

Posted in TNI