Perketat Penggunaan Senjata Api, Tidak Ada Toleransi bagi Personel Terlibat Narkoba
PALEMBANG, SIMBUR – Sebuah keberhasilan kapolres dapat dilihat dalam menjaga dan mengelola kamtibmas di wilayah hukumnya sehingga terciptanya situasi yang kondusif dan tidak ada potensi yang bergejolak. Karena itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto MH mengimbau seluruh anggotanya agar memperketat penggunaan senjata api, terutama amunisi.
“Dikarenakan senjata api tidak berguna bila tidak ada amunisi. Amunisi bisa didapat hanya dari institusi Polri-TNI saja,” ungkap Kapolda saat melakukan kunjungan kerja ke Polres Prabumulih Selasa (28/9) pagi.
Dalam kunker ini didampingi Karo SDM Kombes Pol Ucu Kuspriyadi SIk MH, melakukan pengecekan ruang penjagaan hingga SPKT. Termasuk memberikan arahan commander wish kepada personel Prabumulih.
“Saya ingatkan kepada personel yang menyalahgunakan narkoba. Apabila dites urine positif, pertama kami undang orang tua maupun istrinya. Kedua dan ketiga masih positif kami buat surat pernyataan. Kemudian keempat masih juga positif, maka pimpinan langsung sidang kode etik PTDH dan juga kami pidanakan,” cetus Toni.
Jenderal bintang dua menekankan, bahwa hal ini sebagai tahapan pimpinan dalam mengingatkan personel dan sikap ketegasan, tidak ada toleransi bagi pelaku penyalahgunaan narkotika. Eks Kapolda Sumbar juga menyinggung perihal potensi konflik pembangunan Jalan Tol di Kota Prabumulih, agar jangan sampai takut akan provokasi, jangan ragu dalam bertindak namun sesuai SOP.
Pucuk pimpinan Satwil juga harus mencari cara, solusi dan berinovasi terhadap penyelesaian proses hukum. Apalagi kedepan harus bekerja dalam era digitalisasi. “Semua Polsek dan Polres akan dilengkapi perangkat komputer. Sebagai terminal utama, untuk surat menyurat, dengan terminalnya di Kasium Polres. Ke depan tidak ada lagi cara manual, semua berbasis digital,” terang Toni.
Selanjutnya masalah karhutla, dalam mengatasi persoalan di perkebunan, untuk memanen hingga peremajaan kebun tebu dengan luas 2 hektare, namun tidak harus melakukan pembakaran lahan. Kunker juga dilakukan ke Polres Pali dihari yang sama Selasa (28/9) siangnya. Kedatangan Irjen Pol Toni untuk bertatap muka dan memperkenalkan diri secara langsung dengan para personel Polres Pali.
“Saya tekankan personel agar menjaga kesehatan selama Pandemi Covid-19. Tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, hindari pelanggaran. Jaga nama baik apa pun pangkat jabatan sebagai anggota saat bertugas,” harapnya.
Lagi-lagi Toni menegaskan akan tidak ada toleransi bagi pelaku penyalahgunaan narkotika. “Narkotika musuh bersama, yang harus dilawan. Tindakan tegas harus dilakukan kepada pelaku bandar dan pengedarnya. Jangan sampai kita yang berperang melawan narkoba, justru terjerumus ke dunia narkoba,” timbang Kapolda Sumsel.
Maka disiplin personel harus dijalankan, terhadap narkotika ini. “Peringatan hanya sebatas tiga kali saja, jika yang keempat kali langsung dipecat. Jadi penting bagi mempunyai rem dalam hidup, dengan ketaatan keimanan kita kepada Allah swt,” tukas Irjen Pol Toni. (nrd)



