- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Korban Ditemukan Tewas Terseret Arus Sungai hingga 1 Km
PALEMBANG, SIMBUR – Upaya pencarian Tim Sar Basarnas bersama warga dan potensi sar berakhir. Operasi dilakukan sejak hilangnya dua orang di Sungai Batanghari Leko, Muba saat mencari ikan, pada Senin (30/8) sekitar pukul 16.30 WIB.
Warga yang hilang ini Sobri (49) dan F (5), baru dilaporkan ke Basarnas sekitar pukul 19.30 WIB hari Senin, hingga ditindaklanjuti Tim Sar Basarnas dengan menerjunkan 7 personel dan peralatan pendukung operasi. Tim Sar gabungan akhirnya menemukan Sobri Rabu (1/9/21) pagi sekitar 05.45 WIB, dengan radius sejauh 1 kilometer dari titik awal. Korban hanyut terbawa arus sungai, dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi. Namun sebetulnya Tim Sar gabungan sudah lebih dulu menemukan F (5) dengan radius 200 meter, pada Selasa (31/8) sekitar pukul 16.30 WIB.
“Hari ini Rabu (1/9) merupakan pencarian hari ke – 3 bersama-sama potensi Sar yang ada di lokasi. Pencarian kami fokuskan dengan penyisiran sungai dengan perahu karet dan perahu sampan milik masyarakat,” kata Heri Marantika SH MSI Kakansar Basarnas Palembang.
Dia melanjutkan, melakukan pula upaya penyelaman di Sungai Batanghari Leko. “Penyelaman di lokasi yang diduga adanya korban dan juga ada. Sampai dua korban ditemukan Tim Sar gabungan. Pertama ditemukan F Selasa (31/08) sore dan korban kedua Sobri, Rabu (1/9) pagi. Korban ditemukan mengapung di pinggir sungai dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.
Tim Sar gabungan sendiri sempat terkendala selama arus Sungai Batanghari Leko yang deras. Keruhnya air sungai, ditambah kencangnya angin. Maka operasi Sar ditutup dan kembali ke satuan. (nrd)



