Evaluasi PPKM, Jangan Terjadi Pemukulan Masyarakat

PALEMBANG, SIMBUR – Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kerap menimbulkan kesalahpahaman antara oknum petugas dan masyarakat. Karena itu, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Brigjen Pol Rudi Setiawan mengimbau agar semua pihak dapat menghindari kejadian tersebut di Provinsi Sumatera Selatan.

“Sering terjadi pemukulan antara petugas dengan masyarakat. Kita bersama-sama menjaga sehinga kejadian ini jangan sampai terjadi di Provinsi Sumsel,” ucap Wakapolda saat memimpin rapat analisis dan evaluasi pelaksanaan PPKM, di  Gedung  Promoter Polda  Sumsel, Jalan Jenderal Sudirman Km 3,5 Palembang, Senin (19/7).

Selain itu, lanjut Wakapolda, pihaknya juga akan mendistribusikan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. “Kami akan membantu penyaluran bansos untuk  didistribusikan atau dibagikan kepada masyarakat tingkat provinsi, kabupaten/kota,” ujarnya.

Wakapolda menambahkan,  penanganan vaksin pertama dan kedua serta  penerapan pertokol kesehatan di lapangan telah dilakukan aparat. Menurut Wakapolda, “Mari bersama-sama bertangung jawab untuk  mencari langkah-langkah  terbaik demi kepentingan  masyarakat Sumsel. Kami menindaklanjuti vaksinasi  kedua. Kami benar-benar menyiapkan stok yang tersedia. Jangan sampai pembagiannya tidak merata kepada masyarakat. Selain ketersedian obat vaksin yang kedua serta  bagaimana pendistribusiannya,” paparnya.

Turut hadir dalam acara rapat tersebut, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji SIP SSos, Sekda Provinsi Sumsel diwakili Asisten Pemerintah dan Kesra Ir SA Supriono MM, Kasiops Korem 044/Gapo, Kolonel Inf Ari Sudarsono SIP MSi. Selanjutnya, Karoops dan para Dir Polda Sumsel, Dandim jajaran Korem 044/Gapo, kapolres jajaran Polda  Sumsel, Kadinkes Sumsel Dra Lesty  Nurainy Apt MKes, Kalaksa BPBD Prov Sumsel H Iriansyah SSos Skm MKes, serta Kasat Pol PP Prov Sumsel diwakili Kabid Tibum Fedrian Malian SE MSi. (red/rel)

Share This: