Empat Penumpang Tewas, Sopir Bus Melarikan Diri

# Belasan Korban Luka

PALEMBANG, SIMBUR – Kecelakaan lalu lintas Bus AKAP Sambodo R6 Mercedes Benz BG 1743 NGA, terjadi Kamis (27/5/21) sekitar pukul 05.00 WIB, di Jalan Lintas Timur Palembang – Jambi Km 214, Desa Senawar, Kecamatan Bayung Lencir, Musi Banyuasin.

Kapolres Muba AKBP Erlintang Jaya SIk saat dikonfirmasi Simbur terkait kejadian perkembangan laka, korban diketahui 4 meninggal dunia dan 12 menderita luka-luka. “Saat ini 12 orang luka-luka dilarikan ke rumah sakit, 4 orang meninggal dunia. Insidennya sedang ditindaklanjuti anggota,” kata Kapolres Muba.

Diketahui pengemudi bus Andre Noversam, warga Padang, Sumbar, hingga kini masih dalam pencarian Unit Laka dan personel Polsek Bayung Lincir. Pasalnya, dia melarikan diri usai kecelakaan.

Kejadian bus terbalik ini menyebabkan 4 orang penumpang bus meninggal dunia. Pertama Doya Aprilia (28) warga Batu Sangkar, Paya Kumbu, Sumbar, meninggal dengan kondisi luka robek kaki kiri, robek tangan kiri dan luka di kepala.

Kedua, korban Anisa Zafirah (9) warga Jalan Daruk Marpatih Nan Sebatang, No 99, RT 01/10, Koto Solok, Sumbar. Meninggal dengan luka robek di kedua kaki, robek di paha, luka di pelipis kiri dan pendarahan di telinga.

Ketiga, korban Naila Fatiha (7) masih turut orang tua di Desa Keroncong, RT 01/01, Kecamatan Jati Uwung, Kota Tanggerang, meninggal dengan luka robek di kening, dan pendarahan di hidung.  Terakhir, korban Hinaya Haris (11) masih turut orang tua, warga Ketinggian, Kelurahan Sari Lamak, Kecamatan Harau, Sumbar. Meninggal dengan luka robek di pelipis kiri, robek di pinggang kanan, lebam di dada dan pendarahan di telinga serta hidung.

Kemudian 4 korban lagi, terluka berat dengan dilarikan ke RS Ermedika Jambi. Mereka yakni, diantaranya pertama Rian Saputra (28) warga Batu Swngkar, Paya Kumbu, Sumbar. Luka robek dan patah tangan kiri.  Kedua, korban Amba Warman (54) warga tinggal di dekat Polsek Subang, samping Fotocopy Setia Abadi, Kota Solok, Sumbar. Menderita luka robek di dagu, robek di kepala dan memar mata kiri.

Ketiga, korban Rusmianti (53) ibu rumah tangga, tinggal di Kabun Ulasan, RT 03/03, Kelurahan Uhun Tembo, Kecamatan Mandi Angin, Koto Selayan, Kota Bukit Tinggi, Sumbar. Menderita luka tulang paha kanan patah, dan robek di pelipis kiri.  Keempat atau terakhir, korban Raka Habib Albalhaqi (11) turut orang tua tinggal di Kampung Selapan, Jorong Panasehan, Lasu Candung, Agam, Sumbar. Menderita luka robek kaki kiri. Patah paha kanan, dan robek disiku tangan kiri.

Selanjutnya 8 orang lagi mengalami luka ringan dengan dilarikan ke RS Bayung Lencir, Muba. Ditaksir kerugian material sekitar Rp 10 juta. Kejadiannya berawal dari Bus AKAP Sambodo R6 melaju dari arah Jambi menuju ke arah Bayung Lencir, Muba, Sumsel. Nah selagi menikung ke kanan dengan posisi menurun dalam kecepatan tinggi, diduga sopir bus kehilangan kendali hingga bus bablas keluar jalur jalan hingga terbalik di lajur kiri.

Diketahui Bus AKAP Sambodo mengangkut 33 orang penumpang, akibat kejadian laka tunggal ini menyebabkan 4 orang meninggal, 4 orang luka berat dan 8 lagi luka ringan. Saat ini Bus AKAP maut telah diamankan pihak kepolisian.  (nrd)