- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Kenalkan Lima Wakil Rektor, Restrukturisasi Lebih Baik
PALEMBANG, SIMBUR – Universitas Bina Darma Palembang (UBDP) menggelar Rapat Restrukturisasi Pimpinan, Selasa (25/5), di Gedung Utama Kampus UBDP. Rapat tersebut dipimpin langsung Rektor Dr Sunda Ariana MPd MM.
Dirinya menjelaskan, rapat tersebut digelar dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja organisasi. Karena struktur organisasi dapat memengaruhi kinerja organisasi dalam mewujudkan target yang telah ditetapkan.
“Sebelumnya, telah dibentuk tim yang bertugas untuk merestrukturisasi organisasi dari UBDP dengan tujuan untuk memengaruhi kinerja organisasi menjadi lebih baik lagi. Dalam rapat hari ini, kami juga memperkenalkan struktur UBDP yang baru, dengan penambahan tiga wakil rektor dari dua wakil rektor yang ada,” katanya.
Sunda Ariana mengungkapkan, lima wakil rektor (warek) tersebut yakni M Izman Herdiansyah ST MM PhD sebagai wakil rektor Bidang Akademik, Dr Edi Surya Negara MKom, wakil rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Teknologi.
“Warek Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama yakni H. Hendri Zainuddin SAg SH, warek Bidang SDM dan Umum yakni Ria Andryani MM MKom, warek Bidang Keuangan yaitu Yetti Karatu SE Ak. Selain itu kami menambah satu unit Bisnis Komersial dipimpin oleh Dedy Samsuar, MIT PhD yang nantinya akan mengelola Bisnis Center UBDP,” ungkapnya.
Putri alm Prof Ir H Bochari Rachman itu mengungkapkan, dirinya akan mewujudkan beberapa mimpi rektor sebelumnya yakni mewujudkan UBDP sebagai universitas yang berstandar internasional. “Kami tetap pada haluan sebelumnya, terutama mewujudkan UBDP sebagai universitas berstandar internasional dan berbasis teknologi. Saat ini, kami tengah berupaya mewujudkan hal itu.” ungkap Sunda Ariana.
Sosok yang akrab disapa dengan panggilan Sunda itu menjelaskan, banyak kriteria yang harus dipenuhi untuk menjadi universitas yang berstandar internasional. Seperti kerjasama penelitian yang berskala internasional, kemudian publikasi ilmiah yang dihasilkan, juga berskala internasional.
“Tidak hanya di bidang pendidikan pengajaran penelitian, tetapi pengabdian kepada masyarakat, juga harus berskala internasional. Karena kerja untuk ke depannya. Misalnya kalau dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, pada umumnya kita melakukan kerja sama dengan mitra kita.” katanya.
Saat ini, masih kata Sunda, pihaknya sedang gencar mengembangkan Program Studi (Prodi) baru yang akan menambah bidang keilmuan pilihan bagi yang mau berkuliah di UBDP. “Total saat ini, kami sudah memiliki 23 prodi aktif dan terakreditasi,” tutupnya.(red/rel)



