- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Distribusikan 1.065 Thermogun Bekas Pilkada 2020
# Hibah dari KPU OKUS
MUARADUA, SIMBUR – Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan salurkan 1.065 thermogun hibah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten OKU Selatan. Alat pengukur suhu badan tersebut dipergunakan pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati 9 Desember 2020, yang digunakan untuk memeriksa suhu badan para pemilih yang datang ke TPS (tempat pemungutan suara).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Selatan, dr Meri Astuti MM, melalui Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK), Meiliasari SKep mengatakan, hibah thermogun merupakan tindak lanjut dari hibah KPU OKU Selatan kepada pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan OKU Selatan.
“Thermogun ini merupakan hibah KPU OKU Selatan yang dipakai pada saat Pilkada 9 Desember lalu,” jelas Meiliasari, Rabu (28/4).
Dikatakan Mei, thermogun tersebut masih berfungsi dengan baik dan diharapkan bermanfaat dalam penanganan pandemi Covid-19 dan menunjang kinerja khususnya dalam bidang kesehatan. “Apalagi, hingga saat ini pandemi Covid-19 masih menghantui di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut Mei mengatakan Hibah thermogun, secara simbolis telah diserahkan pada Rabu (30/3)
yang diserahkan langsung oleh Ketua KPU OKU Selatan, Ade Putra Martabaya kepada Kepala Dinas Kesehatan OKU Selatan, dr Meri Astuti di Aula Dinas Kesehatan OKU Selatan. Adapun sasaran pendistribusian hibah 1.065 thermogun tersebut yakni, 19 UPTD puskesmas, RSUD, pihak kepolisian, kejaksaan, seluruh OPD, badan, bagian, para asisten, dan staf ahli bupati. Selanjutnya, organisasi pemuda, organisasi profesi, pihak kecamatan, BUMD hingga sekolah-sekolah menjelang kegiatan belajar mengajar dan pihak swasta lainnya yang ada di OKU Selatan. (red/rel)



