- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Lama Antre, Saldo Rekening Kosong
PRABUMULIH, SIMBUR – Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) yang ada di wilayah Kota Prabumulih pada minggu pertama bulan puasa Ramadan tahun ini terpaksa harus gigit jari. Pasalnya, salah satu program bantuan pangan dari pemerintah yakni, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang disalurkan melalui nomor rekening bank milik peserta setiap bulannya ditemukan kosong atau tidak ada saldo.
Banyak warga yang kecewa dan mempertanyakan kosongnya saldo rekening pada bantuan tersebut. Salah satunya S, ibu rumah tangga yang minta namanya tidak ditulis ini mengaku terkejut, saat hendak mencairkan uang BPNT di salah satu bank. Rekening miliknya kosong tidak ada saldo.
“Capek pak ngantri la lamo, pas dicek rekening kami kosong, giliran kami betanyo apo masalahnyo katek yang biso jawab,” ujar warga Kelurahan Sukaraja ini.
Dirinya pun terpaksa mengubur dalam-dalam, rencana bisa berhemat dengan membeli kebutuhan pangan lewat e-Warung KUBE PKH (kerja sama pedagang bahan pangan dengan Bank HIMBARA/Himpunan Bank Milik Negara) selama bulan Ramadan.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Marni, warga Kelurahan Karang Raja, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih. Sebelumnya, ia sangat berharap bisa pulang ke rumah membawa beras dan lauk pauk buat kebutuhan menjalani puasa Ramadan, namun ternyata nihil. “La ngantri, keluar duit ngojek pulo, beras belum dapat,” ucapnya.
Diketahui, program BPNT adalah bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan di e-Warong KUBE PKH. Lewat program ini, pemerintah pusat bertujuan agar dapat mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang seimbang bagi KPM secara tepat sasaran dan tepat waktu. (red/rel)



