- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Petakan Sasaran Vaksin dan Aktivitas Sekolah Offline
# Vaksinasi Massal bagi Pengurus Ponpes se-Sumsel
PALEMBANG, SIMBUR – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menjelaskan, bulan April 2021 ini pihaknya akan melakukan survei soal imununitas masyarakat. Hal itu dilakukan untuk mengetahui tingkat imunitas masyarakat Sumsel baik masyarakat yang telah melakukan vaksinasi maupun yang belum diberikan vaksinasi. Untuk pelaksanaannya, lanjut Deru, pihaknya akan menggandeng serveyor berkompeten dan berpengalaman sehingga hasinya dapat dijadikan acuan dalam menentukan kebijakan di masa pandemi ini.
“Survei ini akan dibuat statistik. Targetnya survei itu dilakukan ke 1.000 orang secara acak baik yang telah vaksinasi maupun yang belum vaksin. Setelah adanya hasil lab, akan dipetakan secara persentase sehingga kita dapat menentukan sasaran pemberian vaksinasi sekaligus juga untuk mengatur kebijakan soal aktivitas sekolah offline,” ucap Gubernur saat meninjau langsung pemberian vaksinasi Covid-19 dosis di ponpes Sultan Mahmud Badaruddin Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarame Palembang, Kamis (1/4) siang.
Jika nantinya vaksinasi dinilai efektif meningkatkan imunitas, Herman Deru menegaskan, pihaknya siap meminta kuota khusus untuk vaksinasi tersebut. “Kami akan lihat dulu tingkat imunitas berdasarkan data dari hasil survei tersebut,” imbuhnya.
Gubernur meninjau langsung pemberian vaksinasi Covid-19 dosis pertama kepada 134 pengurus pondok pesantren (ponpes) se-Sumsel. “Alhamdulillah saya lihat pelaksanaan vaksinasi untuk pengurus ponpes ini berjalan lancar. Ini merupakan vaksinasi tahap awal dan diikuti 134 pengurus ponpes di Sumsel ini. Pemberian vaksinasi untuk pengurus ponpes ini memang komitmen yang kami tunggu-tunggu,” kata Herman Deru.
Menurutnya, di Sumsel sendiri tercatat ada 416 ponpes dengan jumlah pengurus dan pengajar sekitar 8.032 orang. Untuk itu Herman Deru menginstruksikan fasilitas kesehatan di tingkat Kabupaten/kota dapat memberikan layanan vaksinasi serupa bagi kalangan pengurus dan tenaga pendidik ponpes di masing-masing wilayah kerjanya.
“Untuk tahap vaksinasi selanjutnya, saya akan instruksikan fasilitas kesehatan di kabupaten/kota untuk memfasilitasi vaksinasi untuk ponpes ini, sehingga penyuntikan vaksin tersebut bisa dilakukan di daerah masing-masing. Saya juga berterima kasih kepada jajaran pengurus ponpes di Sumsel yang telah mendukung vaksinasi ini. Penanganan pandemi ini memang harus melalui sinergitas antara ulama, umaro dan umat,” harapnya.
Pemberian vaksinasi terhadap para pengurus dan tenaga pendidik baik sekolah konvensional maupun pesantren memang merupakan janji Gubernur Herman Deru. Hal itu mengingat para pengurus dan tenaga pendidik yang ada pesantren maupun sekolah merupakan garda terdepan dan memiliki aktivitas yang berhadapan dengan banyak orang. Tidak hanya itu, pemberian vaksinasi untuk masyarakat Sumsel tersebut merupakan bukti keseriusan Herman Deru dalam penanganan Covid-19 sekaligus mendorong percepatan digelarnya kegiatan belajar mengajar melalui tatap muka.
“Banyak anak didik maupun pengajar yang sudah merindukan sekolah tatap muka ini. Selain belajar, anak didik ini juga butuh bersosialisasi. Saat ini pemerintah terus mengupayakan sekolah tatap muka ini digelar kembali. Namun itu tentunya akan dikoordinasikan juga dengan ahli epidemiologi,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Forum Pondek Persantren Sumatera Selatan (Forpess), KH Jamingan mengapresiasi upaya Pemprov Sumsel dibawah kepemimpinan Herman Deru yang telah memberikan kouta vaksin bagi para pengurus dan tenaga pendidik dilingkungan Ponpes di Sumsel. Menurutnya, vaksinasi tersebut merupakan salah satu langkah pemerintah dalam menghalau wabah Covid-19. “Mudah-mudahan melalui vaksin dan diiringi doa, semua diberikan kesehatan. Vaksin ini menjadi langkah dalam penanganan Covid-19, namun tetap harus memperat sinergitas seperti yang Gubernur sampaikan,” pungkasnya.(kbs)



