- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Bentuk Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan
SEKAYU, SIMBUR – Kabupaten Musi Banyuasin akan dijadikan pilot Project atau percontohan pembentukan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) di Indonesia pada sektor perkebunan. Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Muba Dewi Kartika MSi, RP3 ini akan diresmikan secara langsung oleh Menteri PPPA Lintang Puspayoga pada tanggal 12 April mendatang.
“Tujuan RP3 adalah untuk melaksanakan perlindungan dan pemenuhan hak bagi pekerja atau buruh dan pegawai perempuan, melalui mekanisme serta koordinasi dalam penanganan masalah ketenagakerjaan di tempat kerja. Oleh karena itu, di Indonesia kami dijadikan pilot porject sektor perkebunan. Dalam hal ini di PT Hindoli untuk percontohan di Indonesia,” kata Dewi Kartika pada Rapat persiapan penyambutan Menteri PPPA, yang dipimpin Asisten Bidang Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H Yusuf Amilin, di Ruang Rapat Serasan Sekate Sekretariat Daerah Muba, Rabu (31/3).
Lanjutnya, pilot project RP3 yang dibentuk di PT Hindoli menjadi satu-satunya di Indonesia untuk sektor perkebunan. Pada sektor lainnya pilot project RP3 yang dibentuk untuk sektor pertanian di Kabupaten Serdang Bergadai Sumatera Utara, sektor perikanan Kota Bitung Sulawesi Utara, perbankan di Jakarta, dan sektor pariwisata dibentuk di Kota Denpasar Bali.
“RP3 adalah kerja kolaborasi dari seluruh perangkat kerja dan perusahaan itu sendiri oleh karena itu, kita sudah membentuk tim interdis agar setelah peresmian ini akan terus berlanjut. Dalam tim ini, Dinsos, DPPPA, Serikat Kerja, Bagian Hukum, Dinas Perkebunan, dan Disnakertrans Muba,” imbuhnya.
Dalam rapat tersebut dikatakan pula bahwa ada beberapa pilihan acara terkait persemian yang akan dilakukan oleh Menteri PPPA, yang pertama kegiatan akan berlangsung di Opproom Pemkab Muba, dan opsi kedua di PT Hindoli Kecamatan Sungai Lilin.
“Namun opsi prioritas, Menteri PPPA akan hadir di Opproom Pemkab Muba, dengan beberapa acara tambahan yakni kunjungan ke Pameran Wirausaha Perempuan di Dekranasda Sekayu, serta talkshow tentang perlindungan perempuan di perkebunan kelapa sawit dan produk kewirausahaan Gambo Muba,” tandas Kepala DPPPA Muba.
Sementara, Asisten Bidang Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H Yusuf Amilin, mengingatkan dalam rangka menyambut kedatangan Menteri PPPA, sebagai tuan rumah, acara harus dipersiapkan dengan baik.
“Artinya persiapan harus maksimal, termasuk dari PT Hindoli harus dipastikan semuanya sudah siap. Untuk itu, kami berbagi tugas habis sesuai tupoksi kita masing-masing,” pungkasnya.(red/rel)



