Segera Perbaiki Jembatan Srigeni

OKI, SIMBUR –  Debit air Sungai Komering yang deras, akibat curah hujan tinggi, ditambah timbunan enceng gondok, diduga jadi penyebab putus nya Jembatan Srigeni, berkontruksi besi. Jembatan ini merupakan penghubung antara Kota Kayu Agung dengan Desa Srigeni.

Jembatan sepanjang 110 meter ini, menjadi akses warga antar kampung di Desa Serigeni, kejadian putusnya jalur sepanjang 35 M, terjadi Kamis (25/3/21) pagi. Maka jajaran Dinas PU dibantu warga sekitar, dengan sigap mengevakuasi jembatan agar tidak membahayakan penduduk sekitar.

“Akibat derasnya debit air, ditambah beban timbunan rumput dan enceng gondok hingga besi penahan jembatan tidak kuat. Kita segera lakukan perbaikan melalui dana pemeliharaan”, cetus Ir H Hafidz MM selaku Kepala Dinas PUPR OKI.

Antisipasi timbunan tanaman enceng gondok yang kerap dibuang di perairan Sungai Komering, telah dibuat dengan membangun kontruksi penahan enceng gondok di tahun ini.

“Enceng gondok dan rumput yang dialirkan ke Sungai Komering ini sangat mengganggu dan merugikan apa lagi saat debit air sungai naik akibat curah hujan tinggi. Kita sedang mengupayakan antisipasinya dengan membangun kontruksi penahan di Kelurahan Jua-Jua tahun ini juga”, tukas Kadis PUPR OKI ini.

H Iskandar SE selaku Bupati OKI meninjau langsung jembatan Srigeni yang terputus ini. Ia meminta segara Dinas PUPR melakukan perbaikan segera, di bagian jembatan yang putus

“Dengan adanya perbaikan jembatan, aktivitas perekonomian masyarakat di daerah itu normal kembali. Say meminta semua pihak bekerjasama untuk mengatasi persoalan sampah enceng gondok yang mengotori aliran Sungai Komering,” tukas Iskandar. (red/rel)