Tidak Merasa Ada Efek Samping, Ketua SMSI Sumsel: Jangan Takut Divaksin

PALEMBANG, SIMBUR – Ketua Serikat Media Siber Indonesia Sumatera Selatan (SMSI Sumsel), Jonheri mengatakan, vaksin itu tidak menakutkan. Ia juga mengatakan tidak ada efek samping yang dirasakannya setelah disuntik vaksin. “Setelah disuntik saya tidak merasa ada efek sampingnya,” ujar Jon Heri usai vaksinasi Covid-19 di RSUD Siti Fatimah, Minggu (14/3).

Menurutnya, masyarakat jangan takut divaksin. Sebanyak 59 insan media sudah menerima suntikan vaksin dan ternyata aman, tidak ada efek samping. “Untuk itu, masyarakat jangan takut divaksin,” jelas Jon Heri sembari mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel Herman Deru yang telah memberikan fasilitas kepada wartawan untuk divaksin.

Saat meninjau jalannya vaksinasi bagi pekerja media kali ini, Gubernur Herman Deru berkesempatan bedialog dengan sejumlah vaksinator. Gubernur juga menyapa beberapa wartawan penerima vaksin.

Herman Deru mengatakan, wartawan menjadi salah satu kelompok prioritas untuk divaksin. Sebab wartawan masuk ke dalam kategori pelayan publik yang banyak berinteraksi dengan narasumber dalam mencari berita dan sering berada di tengah kerumunan orang banyak.

“Hari ini giliran rekan-rekan media, secara bertahap divaksin anti Covid-19, dari 230 yang didaftarkan dari bebagai organisasi wartawan di gelombang pertama ini sebanyak 59 insan media telah divaksin dan semua masuk syarat,” katanya.

Dia menambahkan dalam waktu dekat pelaksanaan vaksinasi akan menyasar untuk seluruh pemimpin pondok pesantren, kemudian guru, kepala sekolah dan dosen. “Kami akan segerakan. Hanya menunggu ketersediaan vial-nya. Secara bertahap sehingga apa yang diidam-idamkan anak sekolah akan terlaksana. Itu adalah bagian dari interaksi kegiatan belajar dan mengajar,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Herman Deru juga menghimbau awak media untuk menjadi speaker dan mengedukasi masyarakat tidak takut untuk di vaksin. “Saya harap wartawan dan insan pers menjadi speaker dalam memberi imbauan kepada masyarakat agar jangan takut untuk divaksin,” pungkasnya.

Diketahui, jumlah sasaran vaksinasi bagi pelayan publik dan lansia di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berjumlah 1.159.481 orang. Terdiri dari Tenaga Pendidik, Pedagang Pasar, Tokoh Agama, Transportasi Publik, Wakil Rakyat, Pejabat Negara, Pegawai Pemerintah, Petugas Keamanan (TNI, POLRI, Satpol PP), Petugas Parawisata Hotel dan Restoran, Wartawan dan Pekerja Media, serta Atlet.

Pemberian vaksinasi Covid-19 tahap II bagi sasaran Pelayan Publik dan Lansia khusus Kota Palembang sudah dimulai sejak awal Maret 2021. Diperkirakan akan dapat diselesaikan pada bulan Mei/Juni 2021, sangat tergantung dari ketersediaan vaksin. (red/rel)