- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Blusukan ke Pasar, Bantu Puluhan Usaha Kecil
KELUANG, SIMBUR – Upaya pemulihan ekonomi masyarakat, di kala pandemi Covid-19, terus dilakukan Bupati Muba Dodi Reza Alex. Diantaranya dengan mendorong program revitalisasi (memberdayakan, red) dan pembangunan pasar rakyat tradisional.
Maka Dr Dodi Reza Alex melakukan blusukan ke Pasar Tradisional Desa Karya Maju, Kecamatan Keluang, Muba. Blusukan untuk bersilaturahmi dan menyerap aspirasi para pedagang, sekaligus memberikan bantuan dilakukan Dodi Reza, Jumat (12/2/21) siang.
Menurutnya, pasar merupakan pusat perputaran ekonomi masyarakat. Sehingga banyak perputaran uang sebagai mata pencaharian. “Maka dari itu, revitalisasi harus dilakukan. Pasar harus menjadi sentral pemulihan ekonomi masyarakat, pasca pandemi Covi-19,” timbang Dodi Reza.
Disampaikan Dodi, kepada para pedagang dan pembeli, massa pandemi ini memang ada program pemulihan ekonomi nasional. Diantaranya bantuan untuk UMKM, berupa bantuan modal dan bansos langsung, serta program pembangunan sarana dan prasarana perekonomian.
“Bantuan kepada pelaku usaha, seperti kios-kios yang representatif sudah Pemkab Muba berikan. Kita juga berikan bantuan bentor, supaya bisa melayani masyarakat sampai ke pelosok. Karena pandemi ini membuat ekonomi terpuruk, maka salah satu pemulihan ekonomi, yakni dengan membantu pedagang,” harap Dodi.
Bupati Muba secara simbolis juga menyerahkan bantuan dari Baznas, berupa bantuan modal usaha untuk 69 orang pelaku UKM Kecamatan Keluang, Rp 89.700.000. Dengan rincian Rp 1.300.000 masing-masing warga. Lalu bantuan bedah rumah milik Sunaryo warga Desa Mekar Jaya Rp 28 juta.
Menyerahkan bantuan sarana bermain ramah anak atau SBRA berupa ayunan, appolo, perosotan, dengan tapakandan mangko putar kepada Kades Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang; Kades Peninggalan, Kecamatan Tungkal Jaya; Lurah Sungai Lilin dan Kades Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir. Serta bantuan alat bantu pendengaran dan sembako.
Hadir dalam blusukan ini, Kajari Muba Marcos Marudut Mangapul Simaremare SH MHum, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Muba Irwin Zulyani SE; Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Muba Dapil I H Rabik HS SH MH; dan Anggota DPRD Muba Ferri Yusmadi SE, Alpian, Damsih SE.
Kemudian Dandim 0401 Muba diwakili Kasdim 0401 Muba Mayor Inf M Daud; Kapolres Muba diwakili Kabag Ops Polres Muba Kompol Zulkifli SH MH; Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi; Para Kepala Perangkat Daerah; Pimpinan BRI Cabang Sekayu Elizabeth; Para Kades dalam wilayah Kecamatan Keluang; Tokoh agama dan masyarakat.
Dodi Reza meyakini revitalisasi pasar tadisional Desa Karya Maju, akan bisa mendorong pemulihan ekonomi. “Hari ini saya datang dan melihat langsung kondisi pasar Desa Karya Maju. Sejak tahun 1983 sudah menjadi sentra ekonomi, melayani 6 desa di Kecamatan Keluang,” cetusnya.
Kedepan Pasar Karya Maju akan dibangun menjadi pasar modern. “Maka pengelola harus diperhatikan, dijaga sarana dan prasarananya nanti. Kalau pasar ramai didatangi pembeli, maka ekonomi akan tumbuh. Desa Karya Maju akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat Kecamatan Keluang,” timbangnya.
Bupati juga menjawab keinginan warga Kecamatan Keluang, meminta pengerasan jalan dalam desa . “Selain revitalisasi pasar dan pembangunan sarana dan prasarana olahraga. Tahun ini untuk Kecamatan Keluang, akan dilakukan perbaikan infrastruktur melalui Dinas PUPR dengan total anggaran Rp 32,450 milyar,” ujarnya.
Peningkatan kualitas jalan, ruas Jalan SP Selabu-Keluang, Lapis Ulang ruas Jalan Keluang-Talang Siku. Jalan di dalam Desa Tanjung Dalam, Jalan Sidorejo A6 – Cipta Praja A7, menggunakan aspal hotmix. Peningkatan kualitas ruas jalan dari Desa Sumber Agung A.2 – Desa Karya Maju A.1, dengan aspal hotmix. Supervisi lapis ulang ruas Jalan Keluang – Talang Siku.
Selanjutnya pembangunan turap atau beronjong, pembangunan tembok penahan tanah Desa Sidorejo A6. Lalu pembangunan jalan cor beton Sumber Agung A2 – Karya Maju, dan Sri Damai – Tegal Mulyo. Serta revitalisasi Sungai Desa Tanjung Dalam.
Deby Heryanto SSTP MSi selaku Camat Keluang mengatakan, bahwa warga Desa Karya Maju meminta agar dukungan dari Pemkab Muba, untuk segera dilakukan revitalisasi pasar tradisional disini.
“Besar harapan kiranya pasar segera dapat direvitalisasi, karena pasar tradisional Desa Karya Maju, tidak hanya sebagai pusat perekonoian saja. Tapi ada 6 desa yang melakukan transaksi jual beli,” katanya.
Pasar Tradisional Desa Karya Maju berdiri sejak tahun 1983, di atas lahan dengan luas 8500 persegi, jumlah los 170, pedagang pelataran sebanyak 75, dan jumlah total sebanyak 245 pedagang. (red/rel)



