- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Puji Keindahan Masjid Jami Cipta Praja
KELUANG, SIMBUR – Selepas blusukan di pasar tradisional Desa Karya Maju dan memberikan bantuan ke puluhan pelaku usaha kecil, di Kecamatan Keluang Muba. Dr Dodi Reza Alex, juga sekaligus safari Jumat (12/3/21) siang, untuk meresmikan Masjid Jami Cipta Praja, di Kecamatan Keluang.
Setelah menunaikan solat Dodi Reza berdialog dengan warga Desa Cipta Praja. Salah satunya Mukimin (70), sangat berterimakasih atas kunjungan sang bupati bersama rombongan ke desanya.
“Pak Bupati, saya menyampaikan permintaan masyarakat disini, agar dilakukan penataan dan pembangunan pagar di halaman masjid Jami Cipta Praja. Kemudian warga juga berharap, jalan-jalan desa kami diperbaiki, ditingkatkan, dipermulus, biar makin nyaman dilalui,” pinta Mukimin.
Dodi yang santai dan hangat berbincang dengan warga, sangat memahami harapan masyarakat dan akan mewujudkannya.
“Saya segera memerintahkan perangkat daerah terkait, dan memprogramkan usulan masyarakat dari safari jumat ini. Alhamdulillah, untuk jalan dari A6 – Desa Cipta Praja A7 tahun ini, sudah dianggarkan untuk diperbaiki. Insa Allah Swt secepatnya akan kita realisasikan,” cetus Dodi.
Sebagai ungkapan rasa terima kasih dan bersyukur atas pembangunan masjid Jami Cipta Praja, Pemkab Muba akan melengkapi fasilitas yang kurang. “Saya lihat fasilitas toilet dan tempat wudhu sudah cukup baik. Tinggal kebutuhan air, nanti akan kami beri pompa air atau sumur bor,” timbangnya.
Masyarakat Desa Cipta Praja sangat beruntung, mempunyai masjid yang luar biasa megah dan indah. Sebab tidak banyak desa, bahkan ibukota kecamatan sekalipun, yang bisa memiliki masjid megah, di bangun dengan swadaya dan menghabiskan dana milyaran.
“Terimakasih sebesar-besarnya kepada masyarakat, yang telah membangun rumah Allah Swt, untuk dipakai beribadah bersama-sama. Saya menitipkan kepada warga masyarakat dan pengurus masjid. Ini masjid selain tempat ibadah, memperdalam agama Islam, juga bisa menjadi tempat perayaan agama Islam,” harap Dodi. (red/rel)



