Tim Sar Temukan Korban Kedua Kecelakaan Kapal

PALEMBANG, SIMBUR – Pasca tim sar menemukan korban pertama Karniti (50), yang mengambang di pinggiran sungai, sudah tak bernyawa, persisnya di dekat Pelabuhan Tanjung Siapi-api, Banyuasin, Kamis (4/3/21) sekitar pukul 10.00 WIB.

Tim sar, terus melanjutkan proses pencarian terhadap satu korban lagi atas nama Tarsam (70) yang hilang, dalam kecelakaan kapal ketek di Perairan Lopak Tanjung Serai, Kecamatan Lalan, Muba. Kerja siang malam dibantu nelayan akhirnya membuahkan hasil.

Korban kedua yang hilang Tarsam, kembali ditemukan tengah mengambang, juga sudah tak bernyawa. Ditemukan di Perairan Lopak, Kecamatan Lalan, Muba, Jumat (5/3/21) sekitar pukul 16.55 WIB.

Kepala Basarnas Palembang Heri Marantika SH MSi, saat dikonfirmasi Simbur membenarkan penemuan korban kedua yang hilang, dalam kecelakaan kapal di Perairan Lopak Tanjung Serai, Kecamatan Lalan, Muba, tersebut.

“Iya betul korban yang kedua atas nama Tarsam sudah ditemukan. Ditemukan sekitar 4 nautical miles (NM), ke arah timur laut dari lokasi kejadian Perairan Lopak. Setelah dievakuasi kemudian dibawa ke rumah duka, untuk dikebumikan. Dan pencarian sar pun resmi ditutup” tegasnya.

Heri pernah menjabat Kakansar Pontianak ini berharap, kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan atas musiba ini. “Mari kita doakan, supaya kedua almarhum ini diberikan tempat paling mulia di sisi tuhan yang maha esa,” cetusnya, Sabtu (6/3/21) siang.

Diwartakan Simbur sebelumnya, sebuah kapal motor sungai atau ketek yang ditumpangi 4 orang, Sutrisno (34) petani dan Tumisa (46) IRT, Tasram dan Karniti, merupakan warga Desa Mekar Sari, P8.B, RT 16, Dusun 4, Karang Agung, Kecamatan Lalan, Muba.

Membawa 4 karung pupuk seberat 200 kilogram, racun rumput 8 liter dan sebuah motor merek Viar. Mengalami kecelakaan air, pada Rabu (3/3/21) sekitar pukul 16.00 WIB, selagi berlayar hendak melintas di Perairan Lopak Tanjung Serai, Kecamatan Lalan, Muba.

Kapal ketek itu diketahui tengah berlayar dari P8 Desa Mekar Sari, Kecamatan Lalan, Muba, menuju Sungai Kedi Tanjung Serai. Selagi melintas di Perairan Lopak, Tanjung Serai, kapal terbalik dihantam ombak. Ombak ini menyebabkan kapal tenggelam, termasuk muatan kapal. Dengan dua orang selamat, dan dua orang lagi hilang.

Nelayan setempat yang mengetahui kejadian itu, memberikan kabar kepada Pos Pangkalan Sandar Muara Lalan, hingga ditindak lanjuti tim sar untuk melakukan pencarian, sebuah kapal yang mengalami musibah ini.

Dir Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Widodo SIk, dikonfirmasi Simbur Jumat (5/3/21), juga menegaskan adanya pencarian korban kecelakaan kapal itu.

Pencarian tim sar gabungan, Basarnas Palembang, Polairud Polda Sumsel, Pos AL Simpang PU dan Poirud Banyuasin, menemukan korban Karniti, lalu Tasram, kemudian dibawa ke rumah duka, di P8, Desa Mekar Sari, Kecamatan Lalan, Muba. (nrd)