- Warga Lima Desa Perbaiki Jalan Rusak secara Swadaya
- Gubernur Papua Apresiasi Dukungan BKN Tingkatkan Kualitas ASN Daerah
- PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Car Free Night Atmo Geliatkan Ekonomi dan Bahagiakan Warga Palembang
- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
Buka Ruang Digital bagi UMKM
OKI, SIMBUR – Pemkab OKI menjajaki kerjasama dengan Bank Bukopin, terkait pemberian dukungan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), lokal di Kabupaten OKI. Sebagai bentuk keseriusan, kedua belah pihak hadir langsung pada pertemuan di ruang rapat Pemkab OKI, Rabu (3/3/21) pagi.
Presiden Direktur Bank Bukoppin, Rifan A Purwantono dan Wabup OKI Ir H M Djafar Shodiq mengatakan Bank Bukoppin merupakan bank operasional pemerintah.
“Kami konsen pada ekonomi kerakyatan, sama-sama memiliki kewajiban untuk mengembangkan UMKM dan usaha mikro agar mampu bersaing di pasar global” cetus Rifan.
Salah satu sektor yang sangat terpukul oleh pandemi Covid-19 adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang juga menggerek turunnya perekonomian nasional.
“Hal ini bisa dipahami karena UMKM mempunyai kontribusi yang sangat besar dalam perekonomian nasional,” tambah Rifan.
Untuk itu, Bank Bukopin membuka ruang kerjasama dengan pemerintah daerah, untuk mendongkrak sektor UKM, dengan memberi ruang digital untuk UMKM.
“Ruang digital yang tepat adalah, yang mempunyai ekosistem yang bisa mendorong sebuah pemberdayaan bagi UMKM” cetus Rifan pernah menjabat direktur keuangan PT KAI ini.
Wakil Bupati OKI Djafar Shodiq sendiri, menyambut antusias rencana kerjasama ini.
“Intervensi dari pemerintah dan swasta sangat dibutuhkan, untuk mendukung iklim usaha di sektor mikro ini. Kami sepakat UMKM yang ada di desa-desa, memerlukan dukungan dari semua stakeholder baik pengembangan usahanya, permodalan hingga pemasaran,” timbangnya.
Shodiq meminta Bank Bukopin untuk melakukan pembahasan lebih lanjut dengan OPD, terkait untuk mendorong sektor UKM di OKI untuk pemulihan ekonomi akibat Pandemi. “Apalagi di masa pandemi ini, semua sektor begitu terpukul,” tukas Sodiq. (red/rel)



