Sampaikan Bantuan Presiden kepada Korban Kebakaran

PALEMBANG, SIMBUR – Gubernur bersama Forum Komunikasi dan Pimpinan Daerah (Forkompimda) Sumatera Selatan menyampaikan bantuan Presiden Joko Widodo kepada korban kebakaran di kawasan Pasar Gubah, Selasa (26/1) siang.  Bantuan dari Presiden diberikan karena kebetulan sedang melakukan kunker ke Palembang untuk meresmikan gerbang tol Kramasan.

“Ya jadi kami ke sini ingin melihat langsung kondisi masyarakat yang menjadi korban. Sekaligus menyampaikan bantuan dari Presiden Jokowi yang dititipkan tadi. Ini langsung kami distribusikan kepada ratusan jiwa yang menjadi korban,” jelas Gubernur Herman Deru.

Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri MM, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji SIP S.Sos, dan  Danlanal Palembang  Kolonel Laut (P) Filda Malari CTMP.

Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan keprihatinan dan duka cita mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi. Gubernur mengajak masyarakat untuk tetap  bersyukur atas ujian yang terjadi. Menurutnya, dari kejadian ini masyarakat hendaknya dapat mengambil hikmahnya dengan lebih meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri dengan sang pencipta.

“Bukan hanya tetangga dan masyarakat, kami dari pemerintahan juga merasakan kepedihan yang dirasakan bapak ibu sekalian. Semoga bisa tabah atas ujian ini. Dan pesan saya, jangan lupa ibadah,” jelasnya.

Selain betatap muka dengan para  korban kebakaran, Gubernur juga melihat langsung sisa kebakaran di lokasi kejadian.  Gubernur berkenan untuk meringankan beban 23 KK dan 105 jiwa yang menjadi korban. Tak hanya bantuan sembako dan jaminan hidup, dia juga mengguyuŕkan bantuan uang tunai untuk para korban agar bisa menyewa rumah sementara waktu.

Oara korban bisa tinggal di tempat yang layak. Tak tanggung-tanggung uang sewa yang diberikan  per KK senilai Rp1,5 juta atau bisa untuk menyewa rumah/bedeng hingga 3 bulan ke depan.  “Kalau rekonstruksi kampung itu minimal 50 rumah. Tapi tetap akan kita carikan format lainnya syukur-syukur lebih baik,” jelasnya.

Sementara itu untuk bantuan makanan, minuman menurutnya Pemprov melalui Dinsos, Baznas dan BPBD akan ikut membantu.  Dalam kondisi ini HD juga menghimbau masyarakat agar tidak usah lagi saling menyalahkan dan menyerahkan kewenangan kepada Kepolisian untuk mengusutnya.  “Yang harus diwaspadai adalah kedepan harus lebih hati-hati. Baik itu memasang kabel listrik, charger handphone maupun kompor,” ujarnya.

Sementara itu, Zeleha 42, salah seorang korban kebakaran terlihat masih begitu shock dengan musibah yang menimpanya. Matanya terlihat terus berair saat menyaksikan penyerahan bantuan oleh Gubernur Sumsel dan rombongan.  Menurut Ibu dua anak itu kebakaran menghanguskan seluruh harta bendanya sehingga tidak ada yang tersisa satu pun.  “Alhamdulillah, terima kasih sekali. Bantuan ini bisa sedikit meringankan beban kami,” ujarnya penuh haru.

Diketahui kebakaran yang menghanguskan 18 rumah itu terjadi di Lorong Mess Garuda RT 34 dan RT 35, Kecamatan Bukit Kecil, samping Pasar Gubah, Senin (25/1). Akibat kejadian ini 23 KK dan 105 jiwa kehilangan tempat tinggal.(kbs)