- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Gubernur Fasilitasi Keluarga Korban Asal Sumsel
PALEMBANG, SIMBUR – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) memberikan perhatian khusus kepada keluarga para korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Setelah menyampaikan rasa belasungkawa, Gubernur atas nama Pemprov Sumsel, pribadi, dan keluarga mengaku sedih dan merasakan duka yang mendalam.
Gubernur memerintahkan secara khusus Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel melakukan gerak cepat untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban. Baik dalam bentuk akomodasi maupun tranportasi menuju Jakarta dan kembali ke Sumsel.
Kabid Penanggulangan dan Kebencanaan BPBD Sumsel, Ansori mengatakan, sesuai instruksi Gubernur, BPBD Sumsel menjamin semua kebutuhan keluarga korban yang hendak berangkat ke Jakarta hingga kembali ke rumahnya masing-masing, baik di Ogan Ilir maupun di Kota Lubuklinggau.
“Kami akan fasilitasi apa saja kebutuhan keluarga penumpang Sriwijaya Air asal Sumsel. Terutama akomodasi dan transportasi keberangkatan menuju Jakarta. Termasuk kepulangannya nanti hingga sampai ke rumahnya masing-masing,” ungkap Ansori saat berkunjung ke rumah salah satu korban pesawat jatuh di Desa Sungai Pinang 2, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (10/1) siang.
Lanjut Ansori, saat tiba di rumah duka di Ogan Ilir ternyata keluarga korban sudah berangkat menuju Jakarta pada Minggu (10/1) pagi. Tim dari BPBD Sumsel sempat bertemu dengan kerabat dan tetangga yang bersangkutan. “Kunjungan kami ke rumah koban jatuhnya pesawat bertujuan untuk mengetahui apa saja yang menjadi kebutuhan keluarga penumpang yang hendak berangkat ke Jakarta hingga kepulangannya nanti,” tambah Ansori.
Ansori menambahkan, sejauh ini sudah ada laporan penumpang pesawat jatuh adalah warga Sumsel. Satu keluarga dari Kabupaten Ogan Ilir dan satu orang lagi dari Kota Lubuklinggau. “Keluarga dari kelima korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh tersebut akan mendapatkan perhatian yang sama dari Pemerintah Provinsi Sumsel,” tegasnya.
Ditambahkan, kunjungan BPBD Sumsel tersebut dilakukan secara bersamaan baik korban yang ada di Desa Sungai Pinang 2 Ogan Ilir. Selain ke tempat kediaman istri Rion Yogatama di Kengan Lintas Lubuk Senalang Kota Lubuklinggau.(kbs)



