- Nilai-Nilai Perjuangan Jenderal Bambang Utoyo, Tegaskan Integritas, Niat Murni, dan Kesederhanaan sebagai Teladan Bangsa
- Keok Praperadilan, Dua Beranak Tersangka Suap Proyek Irigasi di Muara Enim Dilimpahkan ke Pengadilan
- Pulang Ibadah Haji, Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKU Timur Susul Dua Rekannya Masuk Bui
- Kodam II/Sriwijaya Tancap Gas, Palembang Pimpin Progres Koperasi Desa Merah Putih
- Deninteldam II/Sriwijaya Gagalkan Pengiriman 1 Kg Sabu dari Palembang ke Empat Lawang
Bukan Tindakan Hukum, Sadarkan Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan
PALEMBANG, SIMBUR – Penegakan hukum terhadap protokol kesehatan bagi masyarakat Sumatera Selatan secara resmi diberlakukan. Hal itu disampaikan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM saat membuka peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara yang ke-65 di Graha Atyasa, Selasa (22/9).
“Hari ini secara resmi kami sudah membentuk tim gakkum (penegakan hukum) dalam rangka penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan. Kami yakin bahwa masyarakat Sumsel sadar. Tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia masih mengalami pandemi Covid-19. Karena itu, harus sama sama. Pemprov, TNI, Polri, serta jajarannya saling menggandeng masyarakat bersama stakeholder yang lain,” ungkap Kapolda.
Ditambahkan Kapolda, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri. Begitu juga pemerintah. “Harus ada kerjasama antara kita. Koordinasi yang baik dan harus ada edukasi-edukasi yang baik. Tujuannya untuk menyatakan bahwa ini adalah kepentingan masyarakat bukan kepentingan aparat,” tegas jenderal bintang dua ini.
Penegakan hukum yang dilakukan ini, lanjut Kapolda, dalam rangka memberikan kepastian bahwa masyarakat sadar jika ini hanyalah sebuah proses. Kegiatan ini dimaksudkan memberikan rasa aman, termasuk kesehatan yang sama kepada masyarakat.
“Saya mengapresiasi rekan-rekan pemda, Polda, TNI, semua stakeholder yang telah menyiapkan dan melaksanakan kegiatan operasi ini. Sekali lagi ini bukan tindakan hukuman tapi kesadaran masyarakat, bersama-sama menjadikan Covid-19 sebagai musuh bersama. Mari melakukan tiga hal yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” tegasnya.
Kapolda menambahkan, saat ini polisi terus melakukan perbaikan terhadap sistem kinerja dalam melayani masyarakat. “Polri sendiri terus berbenah agar semakin baik. Kinerja kepolisian tidak akan terlaksana dengan lancar tanpa bantuan semua pihak dan masyarakat,” kata Kapolda.
Untuk itu, harap Kapolda, dirinya meminta agar pihak terkait termasuk masyarakat terus berkontribusi dan mendorong peran kepolisian. “Kontribusi masyarakat juga kami harapkan agar pelayanan kami semakin baik, apalagi Satlantas ini. Dukungan masyarakat tentu sangat mendorong keberhasilan kami. Sebab itulah, patuhi lalu lintas dan jadikan keselamatan di jalan raya sebagai kebutuhan,” paparnya.
Di tempat yang sama, Wali Kota Palembang, H Harnojoyo mengapresiasi gagasan Kapolda Sumsel. “Saya sangat berterima kasih kepada Kapolda yang telah menggelar tim penegakan hukum (Gakkum). Betapa pentingnya protokol Kesehatan,” ungkap Harnojoyo.
Wako berharap melalui kegiatan ini dapat mengedukasi masyarakat terkait protokol kesehatan sehingga kondisinya akan semakin membaik. “Sesungguhnya terdapat kesadaran masyarakat itu sendiri untuk memaksimalkan protokol kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Sumsel H Nasrun Umar saat membacakan sambutan Gubernur Herman Deru mengharapkan, hendaknya Hari Lalu Lintas ini dimaknai sebagai upaya kepolisian mewujudkan terpeliharanya lalu lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar. “Apalagi di era digital saat ini. Kepolisian tentu harus beradaptasi. Polri harus terus melakukan pembenahan agar tidak tergilas zaman,” ujar Sekda.
Saat ini, lanjut Sekda, kepolisian sendiri terus berbenah, terlebih menuju Indonesia Emas 2045. Salah satunya yakni melahirkan pelayanan publik berbasis teknologi informasi atau e-policing. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepolisian dengan cepat, tepat, akurat transparan, akuntabel, informatif dan mudah diakses.
“E-policing juga diharapkan mampu berjalan beriringan dengan cara konvensional yang saat ini juga masih efektif digunakan. Selain itu, cara ini juga bisa melahirkan SDM sehingga bisa membuat institusi kepolisian semakin berjaya,” imbuhnya.
Usai sambutan Kapolda Sumsel, Wali Kota Palembang, serta Sekda Sumsel memasangkan rompi Gakkum (penegakan hukum) kepada TNI, Polri, Pol PP, dan Dishub. Di samping menempelkan stiker Gakkum di mobil petugas. Bukan hanya itu, Kapolda juga memberikan penghargaan kepada Gubernur yang telah memberikan hibah tanah dan bantuan dana untuk pembangunan gedung Mapolda Sumsel.(cws01)



