- Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel
- Sebelas Detik Mengubah Makna: Ketika Algoritma Mengalahkan Fakta
- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
Ikuti Protokol Kesehatan saat Peliputan, Imbau Pemda Beri Insentif bagi Wartawan yang Bertugas
# Seorang Wartawati di Palembang Positif Covid-19
PALEMBANG, SIMBUR – Ketua Pembelaan Wartawan Persatuan Wartawan Indonesia Pusat, H Ocktap Riady SH meminta wartawan di Sumatera Selatan mematuhi prosedur dalam peliputan betita Covid-19. Pernyataan itu disampaikanya setelah beredar kabar seorang wartawati di Palembang positif terpapar Corona.
“Saya prihatin dengan adanya seorang wartawati media lokal berinisial Er dinyatakan positif Covid-19. Tolong kawan-kawan jaga jarak. Pakai masker saat peliputan, “ujar Ocktap.
Ocktap juga mengimbau pemerintah provinsi dan kabupaten/kota juga memerhatikan wartawan yang melakukan peliputan dengan menerapkan standar jaga jarak jika menggelar jumpa pers. “Selain itu dalam kondisi ekonomi yang sedang terpuruk ini seharusnya pemerintah juga memberikan insentif bagi wartawan yang melakukan peliputan di wilayah kerja pemkot/pemkab dan pemprov,” harapnya.
Diketahui, wartawati tersebut dinyatakan positif Covid-19 oleh Rumah Sakit Provinsi Siti Fatimah Palembang. Sebelumnya sempat melakukan hasil swab pada 14 Mei dan hasilnya keluar pada Selasa (26/5). Er merupakan salah satu pasien terkonfirmasi positif yang diumumkan Juru bicara penanganan Covid-19 pada Selasa (26/5).
Kronologis, sebelum pasien Er dinyatakan positif Covid-19 bermula 5 Mei 2020. Saat itu, ibunya terkena serangan stroke. Dia membantu ibunya membawa ke RSMH Palembang. Keesokan harinya, 6 Mei 2020, ibu Er dites Swab karena hasil rontgen ada pneumonia. Selama ini tidak ada gejala pneumonia. Pada 12 Mei 2020, hasil tes Swab ibunya keluar dan dinyatakan positif Covid-19. Setelah itu, dia dan keluarga lain langsung Rapit Tes dan hasilnya negatif.
Untuk memastikan diri, pada 14 Mei 2020, dia dan suaminya melakukan tes Swab di RS Siti Fatimah Palembang. Tanggal 26 Mei 2020, hasil baru keluar dan Er dinyatakan positif. Sedangkan suaminya negatif. Setelah itu langsung ke RSUD Siti Fatimah, namun ruang isolasi penuh jadi dirujuk ke wisma atlet Palembang. Sejauh ini dia tidak merasakan gejala. Hasil rontgen dan cek darahnya juga bagus.(kbs/bbs)



