- Sebarkan "Virus" Perdamaian dan Riding Skuter di Palembang, Slank Bakal Rilis Album Terbaru pada 5 Juni 2026
- Buronan Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap di Rumah Tetangga
- Olahraga Bersama Insan Media, Kodam II/Sriwijaya Turut Menjaga Ketahanan Informasi Nasional
- Pangdam II/Swj Ambil Sumpah 1.583 Tamtama Remaja, Kasad: Perkuat Batalyon Teritorial Pembangunan
- Tinjau Koperasi Merah Putih di Lahat, Apresiasi Pembangunan dan Dorong Ekonomi Lokal
Fokus Hasilkan Bibit Sapi Unggul
PALEMBANG, SIMBUR – Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai lumbung ternak dan daging akan segera terwujud. Hal itu diketahui setelah Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Gubernur Sumsel Herman Deru dan Anggota DPR RI, Percha Leanpuri beserta pejabat terkait meninjau Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Sembawa (BPTUHPT) Sembawa di BPTUHPT Jalan Peternakan, Lalang Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin, Senin (23/12).
Mentan menyatakan, untuk Sumatera pembenihan/bibit sapi unggul akan difokuskan di Provinsi Sumsel. Setelah melihat pembibitan dengan luas lahan sebesar 268 hektare, dia menilai lokasi pembibitan ini sudah maju bahkan dia ingin lebih ditingkatkan lagi agar hasil bibit ini bisa dinikmati oleh masyarakat. “Ini sebuah keberhasilan. Jujur saya belum puas ke depan. Saya mau datang lagi ke sini tapi kondisinya harus lebih dari yang ada sekarang,” katanya.
Atas keberhasilan itu, dia menyarankan di Sumsel agar menjadi sumber benih/bibit sapi yang akan disebarkan di Pulau Sumatera. “Konsen dulu di sini. Jadi untuk di Pulau Sumatera, fokus di Sumsel,” ungkapnya.
Menteri Pertanian menginginkan ternak sapi yang ada di Banyuasin akan lebih banyak berkembang biak dari apa yang ada sekarang. “Jujur saya senang sekali melihat pembibitan di sini bahkan akan ditingkatkan,” tambahnya.
Dia meminta di lokasi ini bukan hanya pembibitan. Akan tetapi juga dapat dijadikan pusat pembelajaran beternak sapi. “Saya kira di sini bukan hanya sapi yang harus dikembangkan. Akan tetapi pembelajaran dan berternak sapi juga menjadi penting dilakukan,” tutupnya.
Sementara, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengaku bangga atas kehadiran Menteri Pertanian yang dapat hadir dan meninjau secara langsung lokasi pembibitan sapi. Terlebih Mentan akan menjadikan Sumsel sebagai lumbung ternak dan daging di Pulau Sumatera. “Kami harus membuat gerakan baru mengajak masyarakat untuk percaya bahwa ternak ini adalah salah satu cara untuk menambah nafkah dan penghasilan setiap keluarga,” ucapnya.
Disampimg itu, Gubernur Herman Deru meminta kepada Menteri Pertanian terkait soal penyuluh agar dapat di sebar ke Sumsel dengan keahlian khusus. “Orang penyuluh yang lama-lama sudah pada pensiun. Jadi kalau pak Menteri punya 50 ribu penyuluh di Kementerian untuk dapat dibagi ke Sumsel terutama bagi penyuluh yang di lapangan dengan keahlian khusus,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur Herman Deru mengucapkan terima kasih atas perhatian Menteri terhadap Sumsel. “Kami harus bangga karena pak menteri sudah memerhatikan hal ini. Bukan hanya administrasi dan teori tapi lebih pada praktik di lapangan,” tutup Herman Deru. (kbs)



