- Presiden Prabowo Resmikan Koperasi Merah Putih, 9.294 Gerai Selesai Dibangun
- Persiapkan Muswil, SMSI Sumsel Harus Mengambil Langkah Strategis
- Optimistis Festival Sriwijaya Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Sumsel
- Pastikan Sasaran TMMD di OKI Tercapai
- Angkat Wastra Kawai Kanduk, Borong Penghargaan
Menteri Agama Luncurkan Terjemahan-Alquran Berbahasa Palembang
JAKARTA, SIMBUR – Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama resmi meluncurkan terjemahan Alquran berbahasa Palembang dan Sunda, di Gedung Kemenag, Jakarta, Jumat (13/12). Menteri Agama Fachrul Razi resmi membuka acara peluncuran tersebut.
Keberadaan terjemahan Alquran bahasa Palembang tentu menjadi kebanggaan tersendiri khususnya bagi masyarakat Palembang dan umumnya bagi masyarakat Sumsel. Selain mudah dipahami, juga sebagai upaya untuk melestarikan bahasa daerah.
Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Mawardi Yahya diwakili oleh Kepala Litbang Sumsel, Ekowati Retnaningsih mengatakan, peluncuran terjemahan Alquran bahasa Palembang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat Palembang khususnya Sumsel.
“Ya, ini sangat jelas bermanfaat bagi masyarakat Palembang, khusus Sumsel. Kita tentu bangga sekali, terbitnya terjemahan Alquran bahasa Palembang,” tuturnya.
Ia menambahkan, selain bangga tentu masyarakat yang membaca mudah memahami isi kandungan Alquran dan tentu sekaligus dapat melestarikan bahasa daerah. “Orang Sumsel kan tersebar diberbagai daerah, Tantu kalau baca dia pasti ingat tanah kelahirannya,” ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan pembuatan terjemahan Alquran bahasa Palembang dan Sunda ini bertujuan untuk melestarikan bahasa daerah agar tidak punah.
“Alquran sebagai gudang petunjuk bagi orang bertakwa selain itu juga berfungsi sebagai kompas kehidupan bagi manusia. Untuk itu dengan adanya terjemahan bahasa daerah diharapkan masyarakat dapat mudah memahami Alquran,” ungkapnya. (red/rel)



