- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
- Hadapi Medan Sulit, Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Koala Dua Belas
- Lumbung Energi Jadi Beban Moral, Layanan Listrik di Sumsel Harus Lebih Baik
- Jalan Berlumpur Jadi Ajang Berfoto Warga Desa
- Banjir Rendam Bayung Lencir, Warga Terisolasi dan Butuh Bantuan
Harga Cabai di Sumsel Makin Pedas selama Musim Kemarau
# Stok dari Pulau Jawa Kosong akibat Kekeringan dan Paceklik
PALEMBANG, SIMBUR – Komoditas cabai usai lebaran belum menunjukkan tanda-tanda akan turun. Akan tetapi, harganya justru makin pedas akibat paceklik saat musim kemarau.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumatera Selatan (Sumsel), Yustianus mengatakan, pihaknya sudah melakukan upaya agar dapat menekan harga cabai di pasaran. Meski demikian, kosongnya stok di daerah lain membuat Disperindag Sumsel harus memutar otak mengatasinya.
“Kemarin sudah kami upayakan dengan meminta (ke daerah lain), tetapi katanya di (Pulau Jawa) juga lagi kosong (stok cabai). Memang kondisi sekarang lagi tidak produksi,” keluhnya dikonfirmasi Simbur, Sabtu (29/6).
Jadi, lanjut Yustianus, komoditas seperti cabai termasuk sulit jika sedang tidak dalam masa panen. “Tidak bisa kalau komoditas seperti itu (cabai), tinggal menunggu perkembangan. Selanjutnya mungkin kalau mau impor juga waktunya tidak terkejar,” lanjutnya.
Sementara, kondisi petani cabai di Sumsel juga baru akan mulai menanam, sehingga membutuhkan waktu agar stok cabai daerah kembali melimpah. “Di Sumsel sendiri saat ini (petani) baru akan menanam. Informasi dari Dinas Ketahanan Pangan sebulan ke depan baru akan panen. Langkah taktis sambil menunggu musim panen, paling menggunakan cabai giling itu dahulu walau jumlahnya juga terbatas,” ujarnya
Dia menambahkan, hasil pertanian itu benar-benar rentan. “Kalau saat masa panen jumlahnya berlimpah, tapi kalau lagi kosong seperti sekarang ini susah untuk mengadakannya,” tutupnya.
Pantauan di sejumlah pasar selama dua pekan, kenaikan harga cabai terjadi usai lebaran Idulfitri sejak memasuki musim kemarau. Informasi terkini, harga cabai rawit Rp 70 ribu/kg, cabai keriting Rp80 ribu/kg, dan cabai merah Rp100 ribu/kg.(dfn)



