Pemilihan Ketua RT Digelar di Musala, Nuansa Pesta Demokrasi Warga

PALEMBANG, SIMBUR – Pemilu, Pileg dan Pilpres 2019 baru saja digelar April lalu. Meski demikian, nuansa kegembiraan pesta demokrasi masih tetap dirasakan warga RT 11 RW 03 Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Senin (24/6) malam.

Pemilihan ketua rukun tetangga (RT) merupakan salah satu wujud nyata pesta demokrasi di lingkungan pemerintahan yang paling bawah dan langsung bersentuhan dengan masyarakat. Sementara, musala bukan hanya menjadi tempat ibadah bagi umat muslim tapi juga sebagai ruang publik dan toleransi untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Hal itu sejalan dengan visi-misi wali kota dan wakilnya untuk mewujudkan Palembang Emas Darussalam.

Tepat di sudut jalan sebuah kompleks perumahan Dharma Karya, musala Al Kautsar menjadi saksi pesta demokrasi yang digelar warga RT 11 RW 03 Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Warga dari berbagai profesi, lintas suku dan beda agama menyalurkan suara untuk menentukan pemimpin di lingkungan mereka selama tiga tahun ke depan.

Riuh redam canda gurau warga di ruangan musala menghapus ketegangan antara para kandidat. “Awas, pistolnya jatuh,” ungkap seorang warga kepada rekannya yang bekerja sebagai buruh bangunan namun mengenakan kaus bertuliskan “polisi” saat pemungutan suara berlangsung. Guyonan tersebut memecah tawa warga lainnya, termasuk perangkat kelurahan yang hadir.

“Benar, pada malam ini kami melaksanakan pemilihan ketua RT 11 RW 03 di Kelurahan Talang Jambe. Pelaksanaan ini memang sempat kami tunda karena menghadapi pelaksanaan pemilu, pilpres dan pileg. Dengan terbentuknya dan terpilihnya ketua RT yang baru ini semoga pelayanan terhadap masyarakat dapat lebih ditingkatkan,” ungkap Plt Lurah Talang Jambe, Asrahudin, dikonfirmasi di sela-sela musyawarah warga, Senin (24/6) malam.

Lurah gaul berpenampilan necis dan perlente itu berharap kepada ketua RT yang baru agar dapat bersinergi dengan pemerintah, khususnya Kelurahan Talang Jambe dan Kota Palembang. “Sebagai perpanjangan tangan bagi pelayanan masyarakat dalam perjalanan pembangunan di wilayahnya. Saya berharap agar RT yang ada di Kelurahan Talang Jambe dapat menjadi lebih baik,” ungkap Asrahudin.

Dikatakan pejabat lurah yang pernah bertugas di Dispenda dan Satpol PP Kota Palembang itu,  pemilihan ketua RT kali ini merupakan yang pertama di Talang Jambe setelah pemilu, pilpres, dan pileg. “Masih ada sekitar 20 RT lagi yang sudah habis masa jabatannya. Sudah kami konfirmasi semua pihak terkait untuk segera membentuk panitia dan jadwalnya. Apabila semuanya sudah siap segera kami laksanakan sesuai jadwal yang mereka tentukan,” ungkapnya seraya merincikan di Kelurahan Talang Jambe terdapat 33 RT dan 6 RW.

Diketahui, warga di RT 11 RW 03 terdiri dari 83 mata pilih dihitung dari jumlah KK (kartu keluarga). Akan tetapi, warga yang hadir saat pemilihan ketua RT hanya 69 orang. Adapun tiga kandidat yang maju sebagai calon ketua RT, yakni Rudiani Lukman (22 suara),  Susanto (37), dan Darmin SHI (9 suara). Susanto selaku calon petahana akhirnya terpilih kembali. Dari total 69 suara, terdapat 68 suara sah dan 1 suara tidak sah.

Selaku ketua RT terpilih, Susanto mengajak warganya untuk menjadikan wilayah tersebut lebih maju. “Mari bersama membangun RT ini menjadi lebih baik. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak. Alhamdulillah, saya masih dipercaya warga kembali menjadi ketua RT. Mungkin inilah ketentuan Allah swt yang terbaik bagi saya,” tutupnya.(maz)